Level 100

Tulisan ini adalah sebuah cerpen yang rencananya akan kusertakan pada proyek Kenduri Menulis Kreatif: Samarinda Under Attack. Proyek ini digagas oleh iSamarinda.net, sebagai lanjutan dari buku Samarinda Bekesah #1. Salah satu syarat tulisannya adalah “Inti tulisan harus mengurai problematika kota Samarinda (bisa fokus pada isu tertentu) dan gagasan atau alternatif-alternatif untuk perbaikannya“. Aku masih berusaha untuk bergerak di ranah fiksi. Semoga saja tulisanku cukup sesuai dengan tema. :D Continue reading

Jalan Tembus Aminah Syukur

Jalan tembus Aminah Syukur merupakan salah satu ruas jalan penting di Kota Samarinda. Jalan yang hanya satu arah ini menghubungkan Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan P. Hidayatullah. Biasanya warga yang melewati jalan ini adalah mereka yang berkendara dari arah Jalan Arif Rahman Hakim menuju ke arah Pasar Sungai Dama – Jalan Tenggiri – daerah Sambutan dan seterusnya. Namun tak sedikit juga pengguna jalan ini adalah warga dari pusat kota yang akan menuju Mall Samarinda Central Plaza. Ruas Jalan Aminah Syukur semakin banyak dipakai semenjak Jalan Imam Bonjol yang posisinya paralel dengan Jalan Aminah Syukur, diubah menjadi satu arah. Continue reading

[Bukan] Demam Boyband

Demam boyband dan girlband benar-benar melanda dimana-mana. Di layar televisi saja bertubi-tubi ditayangkan kelompok vokal yang selalu disertai tari-tarian setiap kali tampil itu.

Suatu siang beberapa waktu lalu, saat aku dan temanku akan ke book fair yang ada di GOR Segiri Samarinda, aku melihat ada panggung besar di halaman parkir. Di atas panggung aku melihat sekelompok anak muda yang masih kinclong-kinclong, unyu-unyu dan kinyis-kinyisContinue reading

Saat di Mall

Apa sih yang Sahabat lakukan saat berada di mall? Cuci mata? Atau belanja-belanja? Kalau belanja pada tanggal tua seperti sekarang ini, biasanya sudah ngocek tabungan karena dompet telah menipis atau malah kosong, jadi mesti pandai-pandai menahan godaan. Terkadang ada yang ke mall dengan tujuan makan-makan di restoran yang ada di mall tersebut. Ada pula yang membawa anak-anak bermain ke tempat permainan seperti Timezone. Continue reading

Molen

Seiring dengan meningkatnya harga sembako, maka harga jajanan juga cenderung meningkat. Mungkin saja ada penjual yang tidak menaikkan harga jualannya, namun merubah ukurannya menjadi lebih kecil. Setahuku snack buatan pabrik yang dijual dalam kemasan juga ukurannya menjadi kecil atau volumenya yang berkurang, meskipun kemasannya masih tetap sama. Misalnya biskuit, wafer, bolu, berbagai macam stick dan lain-lain. Continue reading