Dare to Change – Berani Berubah Bersama Sophie

Dare to change adalah tajuk dari event Regional Conference 2018 Sophie Paris yang diadakan di beberapa kota di Indonesia. Senang banget karena aku bisa menghadiri event untuk wilayah Samarinda yang diselenggarakan di Hotel Grand Sawit pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2018. Tampil sebagai pembicara Gregory Fauvet selaku EVP Sales & Marketing dan Deasy Rahayu yang merupakan VP Sales & Training Sophie Paris.

Mendengar mereka berbicara, semangatku ikut meletup-letup. Bagaimana tidak, Continue reading

Advertisements

Cantik Alami dengan Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid

Awalnya aku mengira punya kulit wajah yang tidak berjerawat itu artinya tidak ada masalah dengan kulit. Padahal kasar dan kusam itu sebenarnya juga masalah. Merasa sudah cukup dengan cuci muka setiap hari, makanya ya hasilnya wajah begitu-begitu saja. Bahkan wajah terlihat lebh tua setiap harinya.

“Coba deh raba kulit wajah Anda. Bila terasa kasar, berarti banyak tumpukan sel-sel kulit mati.”

Kalimat itu adalah salah satu penghantar dari Continue reading

Sedekah Iuran BPJS,  Mungkinkah? 

Sudah lebih dari 2 bulan berlalu sejak program pemerintah yang dijalankan kantorku berakhir. Jaminan Kesehatan Daerah,  yang menjadi program unggulan di kotaku memang (mau tidak mau) harus diakhiri, sesuai dengan peraturan tentang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Perlahan-lahan masyarakat diedukasi untuk mendaftar sebagai peserta BPJS secara mandiri.

Masalah timbul tatkala tidak semua masyarakat bisa menyisihkan penghasilannya untuk membayar iuran BPJS. Selain dikarenakan penghasilan mereka yang pas-pasan, atau memang jumlah anggota keluarga yang cukup besar. Banyak masyarakat yang datang ke kantorku, berharap program Jaminan Kesehatan Daerah yang gratis tetap dilanjutkan. Tak sedikit di antaranya menitikkan air mata. Sebenarnya pemerintah telah menyediakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga tidak mampu sebagai Penerima Bantuan Iur (PBI), tetapi tentu jumlahnya terbatas. Masih banyak warga tidak mampu yang tidak memperoleh bantuan KIS.

Diilhami dari berbagai gerakan sedekah,  aku terpikir bagaimana bila ada “Gerakan Sedekah Iuran BPJS”. Mungkin bisa dipilih BPJS yang kelas III, atau terserah pada donatur. Iuran dibayarkan per bulan, sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang ingin dibantu. Namun sedekah BPJS ini memang butuh komitmen tinggi dari donatur, mengingat peraturan BPJS yang akan me-nonaktif-kan kepesertaan seseorang bila iurannya tidak dibayarkan dalam kurun waktu tertentu.

Sedekah BPJS memang bukan hal yang sederhana. Butuh banyak pertimbangan terkait peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh BPJS. Pertanyaan selanjutnya adalah sampai kapan suatu keluarga diberi sedekah iuran BPJS?  Apakah selamanya, atau hingga keluarga itu mampu dalam hal finansial? Akan banyak pertanyaan lain yang timbul.

Nah,  bagaimana menurut Sahabat sekalian? Sedekah iuran BPJS, mungkinkah?

Pendadaran Adalah…

Tahapan akhir yang harus dilalui oleh mahasiswa sebelum kelulusan adalah ujian pendadaran. Saat aku kuliah diploma III dulu tidak ada pendadaran, jadi ujian ini lumayan membuatku berdebar-debar juga. Ingin rasanya cepat lulus, karena aku sudah tertinggal dari teman-teman seangkatan. Mereka sudah duluan wisuda di Bulan Desember yang lalu. Ini nih efek lambat revisi dan terlalu banyak termenung di depan laptop. 😀 Continue reading