Belajar dari Lansia

Tak alang-alang, aku tinggal bersama tiga orang lansia (lanjut usia)! Mereka adalah emakku yang  berusia 72 tahun, serta dua orang adik beliau, pamanku yang berusia 70 tahun dan tanteku yang berusia 66 tahun. Saudara emak ini sudah bertahun-tahun tinggal bersama kami. Waktu sebelum menikah, aku yang menjadi pendamping mereka di rumah. Kini ada Pak Suami yang menemaniku menjaga mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak butuh dijaga. 😀 Continue reading

Riuhnya Lomba Beduk Sahur

Jum’at malam lalu aku dikejutkan oleh keramaian di sepanjang jalan menuju rumahku. Aku baru saja pulang dari belanja, dan waktu yang ditunjukkan jamku sekitar pukul 22.00 WITA. Aku mendengar suara klakson yang aneh dari kendaraan di belakangku. Saat kuintip lewat kaca spion, ternyata klakson itu berasal dari motor patroli yang sedang mengawal iringan kendaraan. Continue reading

Diet 3 Gram Emas

“Akin ternyata gendut ya?” ucap seorang sahabat maya yang akhirnya kujumpai nyata, pada suatu hari.

“Ah, masa’ sih?” sahutku sambil pura-pura amnesia bahwa bobotku mencapai 50 Kg plus 20 Kg.

“Iya lah. Lihat aja lipatan lemak di perutmu. Aku gak suka cewek gendut.”

“Hehehe…” akupun (terpaksa) hanya terkekeh karena speechless. Continue reading

Nasi Kuning Khas Samarinda

Apakah benar nasi kuning adalah makanan khas Kota Samarinda?

Mungkin pertanyaan itu menghias di benak sebagian orang. Dengan tegas aku menjawab: ya, nasi kuning juga merupakan makanan khas Samarinda, meskipun sebenarnya nasi kuning bukanlah makanan asli Samarinda. Nasi kuning adalah hidangan yang berasal dari Kalimantan Selatan. Suku banjar yang berasal dari Kalsel banyak yang hijrah ke Kalimantan Timur, terutama Samarinda. Warga yang pindah membawa serta adat dan kebiasaan mereka, tak ketinggalan juga kulinernya. Continue reading