[Cerpen] Pelungsur

Inilah cerpenku yang dimuat di koran Kaltim Post, hari Minggu tanggal 9 Desember 2012 lalu. Cerpen ini bukanlah karya yang baru. Mungkin ada di antara Sahabat yang ingat kontes Kecubung 3 Warna yang pernah diadakan BlogCamp? Tulisan di bawah ini adalah cerpen bagianku (bagian 1), sedang Mbak YSalma dan Mamah Aline yang melanjutkan bagian 2 dan 3-nya. Bagi yang ingin membaca versi awalnya, ada pada tulisan berjudul Kisah Seorang Ibu. Beberapa bagian cerpen itu kuubah, kutambah sedikit sentuhan lokal, lalu kubuat ending versiku. Continue reading

[Lagu] Anakku Sazali

Apakah Sahabat suka ditimang-timang?

Biasanya orang tua sangat suka menimang-nimang anaknya. Bila anak masih muat dalam gendongan, anak akan digendong sambil diayun-ayun. Terkadang kata-kata pujian dilontarkan untuk anak. Tak jarang sebuah lagupun didendangkan.

Banyak pula orang tua yang masih menimang-nimang anaknya hingga anak beranjak besar. Biasanya dilakukan orang tua ke anak perempuan. Namun tak jarang pula anak laki-laki masih ditimang juga, mungkin dengan maksud hanya ingin menggodanya. 😀 Continue reading

Nenek Sarung

Keponakan-keponakanku memanggil ibuku nenek. Supaya tidak ada kebingungan dalam penyebutan nenek, karena masing-masing mereka punya 2 nenek (dari pihak ayah dan ibu), ibuku mereka panggil ‘Nenek Sarung’. Sedangkan nenek yang satunya mereka panggil ‘Nenek Haji’, karena sudah naik haji. Continue reading

Kisah Seorang Ibu

Prolog

Sesosok berpakaian putih menyembul dari balik pintu. Sudah pukul 6 pagi, saatnya suster memeriksa tanda-tanda vital pasien. Seorang ibu yang terbaring di sudut bangsal berisi 8 pasien itu, menunggu giliran untuk diperiksa.

“Permisi, Bu Anik. Saya periksa dulu tekanan Ibu ya” ucap suster kepada ibu itu, kemudian memasangkan alat pengukur tekanan darah di lengannya.

“Hmm… Ibu masih sulit tidur semalam?” Tanya suster dengan dahi berkerut. Ibu itu mengangguk. “Coba ibu tenangkan pikiran, supaya tekanan ibu bisa stabil” Ibu itu hanya tersenyum pada suster. Continue reading