Belajar dari Lansia

Tak alang-alang, aku tinggal bersama tiga orang lansia (lanjut usia)! Mereka adalah emakku yang  berusia 72 tahun, serta dua orang adik beliau, pamanku yang berusia 70 tahun dan tanteku yang berusia 66 tahun. Saudara emak ini sudah bertahun-tahun tinggal bersama kami. Waktu sebelum menikah, aku yang menjadi pendamping mereka di rumah. Kini ada Pak Suami yang menemaniku menjaga mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak butuh dijaga. 😀 Continue reading

Advertisements

Emak-emak Semakin Eksis dengan Notebook Tipis

Salah seorang kawanku, beberapa waktu lalu didiagnosis menderita skoliosis, atau kelaianan susunan tulang belakang yang berbentuk seperti huruf “S”. Apa pasal? Kawanku adalah seorang emak-emak yang aktif. Dia sedang melanjutkan jenjang pendidikannya di sebuah universitas. Dengan seabreg tugas kuliah, dia pun harus membawa beban yang cukup berat dengan hanya menggunakan sebuah tas cangklong. Lambat laun, tanpa disadari bahunya jadi miring. Hal ini terlihat jelas oleh orang lain yang berada di belakangnya. Belum lagi keluhan-keluhan nyeri pada tulang belakang yang kerap menghampiri. Kemudian dia disarankan oleh dokter untuk (jika memang harus) membawa beban dengan posisi yang seimbang di bahu kiri dan kanan dengan menggunakan ransel (backpack). Continue reading