Nikah

“Jadi nanti akad nikahnya di rumah ….”

“Endak,” segera kupotong ucapan emak. “Nanti saya nikahnya di masjid, Mak,” lanjutku mantab. Continue reading

Advertisements

Apa Kabar Para Korban Kebakaran?

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama.

Sudah lebih dari empat bulan berlalu sejak malam terjadinya kebakaran di samping rumahku. Lokasi kebakaran yang berbatasan langsung antara Masjid Shirathal Mustaqiem dan rumahku itu kini sudah tak melulu kosong. Hingga kini, lahan bekas kebakaran itu sudah banyak yang dibangun kembali oleh pemiliknya. Jika memiliki dana, membangun kembali sebuah rumah memang tak memerlukan waktu yang lama. Terlebih lagi rumah-rumah di lingkungan tempat tinggalku adalah rumah kayu. Continue reading

Weekly Photo Challenge: Near and Far

The above picture was taken a few months ago, when I was in a mosque. I was attracted with the pretty lights that attached on the pillars of the mosque’s corridors. Then I took a picture using my old cell phone, Sony Ericsson K610i, with 2MP built-in camera.

The above picture is my interpretation of this  weekly photo challenge: near and far. How about yours, Guys? 🙂

____________

Location: Islamic Center Mosque, Samarinda, Indonesia.

Sebelum Subuh

Ada sebuah kenangan yang sangat melekat di hatiku. Kenangan itu selalu muncul di kala (kebetulan) aku terbangun sebelum subuh menjelang. Kenangan itu berasal dari suara “tarhim” yang sering dikumandangkan dari salah satu masjid yang suaranya terdengar dari rumahku setiap beberapa puluh menit sebelum azan subuh. Continue reading

Tempat Khusus untuk Anak-anak

Berbicara tentang sholat taraweh, sepertinya di berbagai daerah/masjid memiliki kisah yang kurang lebih sama. Biasanya anak-anak tak ketinggalan datang ke masjid untuk turut sholat berjama’ah dengan orang dewasa. Anak laki-laki memakai baju koko lengkap dengan peci dan anak perempuan memakai mukena yang motifnya lucu-lucu.

Beberapa hari yang lalu aku sholat taraweh di masjid yang agak jauh dari rumah bersama dengan tanteku. Pada bagian belakang masjid ini ada semacam pendopo. Kata tanteku, biasanya yang sholat di pendopo ini adalah anak perempuan dan jama’ah wanita yang sholat taraweh hingga delapan rakaat saja. Continue reading