Jalan Tembus Aminah Syukur

Jalan tembus Aminah Syukur merupakan salah satu ruas jalan penting di Kota Samarinda. Jalan yang hanya satu arah ini menghubungkan Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan P. Hidayatullah. Biasanya warga yang melewati jalan ini adalah mereka yang berkendara dari arah Jalan Arif Rahman Hakim menuju ke arah Pasar Sungai Dama – Jalan Tenggiri – daerah Sambutan dan seterusnya. Namun tak sedikit juga pengguna jalan ini adalah warga dari pusat kota yang akan menuju Mall Samarinda Central Plaza. Ruas Jalan Aminah Syukur semakin banyak dipakai semenjak Jalan Imam Bonjol yang posisinya paralel dengan Jalan Aminah Syukur, diubah menjadi satu arah.

Jalan Aminah Syukur ini memang satu arah. Seingatku, sejak mula-mula aku melintasi jalan ini dengan berkendara sendiri, jalan ini sudah satu arah. Yang namanya jalan satu arah, cenderung agak merepotkan, karena tidak mudah bagi kita untuk memutar balik. Bila ingin balik ke arah pusat kota, maka kita bisa mengambil jalan yang cukup jauh. Namun yang pernah kulakukan adalah nekat memutar balik di jalan itu! Tentu saja dengan hati yang berdebar-debar, ditambah mata yang ekstra jelalatan demi memperhatikan kemungkinan adanya polantas. Alhamdulillah, dalam sekali dua kali aksiku, tak pernah terpergok om-om berseragam itu. Ehm, sebenarnya aku berlaku demikian karena ada contoh dari temanku. Maaf, mungkin ini bukan contoh yang baik.:mrgreen:

Jalan satu arah memang cenderung mengundang orang untuk melakukan tindak pelanggaran. Entah karena buru-buru, atau karena dalam rangka efisiensi waktu. Bukan hanya di ruas jalan tembus Aminah Syukur, pun jalan-jalan lain di Kota samarinda yang diatur satu arah, juga kerap terjadi pelanggaran. Aku yakin pengaturan arus jalan di kota sebenarnya telah dipertimbangkan matang-matang oleh pemerintah, yang kesemuanya dalam rangka mengurai kemacetan yang perlahan (namun pasti) menghiasi Kota Samarinda. Hanya terkadang beberapa individu merasa pengaturan itu berbenturan dengan kepentingan mereka, lalu berkendara melawan arus lalu lintas pun dilakukan. Padahal kita tahu, perilaku ini amat sangat membahayakan pengguna jalan.

Terlepas dari jalan satu arah atau pengguna jalan yang melanggar peraturan, jalan tembus Aminah Syukur ini hingga kini masih ramai dilalui oleh warga Kota Samarinda. Bahkan pelebaran jalan juga telah dilakukan pemerintah beberapa waktu yang lalu, agar warga bisa semakin nyaman melewatinya.

17 thoughts on “Jalan Tembus Aminah Syukur

  1. Iya mbak, jalan satu arah itu memang suka bikin bete kalo jaraknya panjang dan selalu macet. Bukan apa-apa, antri itu selalu perlu kesabaran ekstra😉
    Tentang Jl. Aminah Syukur, ehm…saya malah baru tau dari mbak Akin lo…kapan-kapan kalo ke Samarinda dan melewati jalan ini, ingatan saya pasti langsung ke mbak Akin deh…hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s