Jadoel

Aku hampir lupa bahwa kantorku menyediakan koneksi internet yang melimpah. Gegara pekerjaan yang tiada henti, aku hampir tak sempat memanfaatkannya, kecuali untuk urusan berkirim email terkait pekerjaan. Entah karena angin apa, pagi ini tetiba aku ingin mendengar lagu-lagu tempo dulu. Jadinya aku ngubek-ngubek youtube.com. Continue reading

Solalilali Olaolala ….

Biasanya tak pakai minyak wangi ….

Bukaan, bukannya diriku menjadi PD alias penggemar dangdut, tetapi judul yang kupakai kali ini serta sebaris kalimat di atas merupakan bagian dari syair lagu yang kerap terdengar di kantorku. Seingatku, aku baru sekali dua kali mendengar lagu aslinya. Selebihnya hanya dari suara rekan-rekanku yang suka menyenandungkan lagu dangdut yang sedang nge-hit ini. Continue reading

That’s Why (You Go Away)

Jam pulang di kantorku adalah pukul 4 sore setiap harinya, terkecuali hari Jum’at, pukul 3 sore. Namun tak jarang ada pekerjaan yang membuatku harus masih berada di kantor setelah jam tersebut. Rekan kerjaku yang lain ada juga yang demikian. Saat kantor sudah sepi, rekan yang laki-laki mulai mematikan AC, membuka jendela kantor, menghembuskan rokok dan menyetel musik, sambil mantengin layar monitor. Continue reading

A Thousand Years

Ternyata hari ini para pelajar sudah mulai masuk sekolah! Jalan raya Kota Samarinda menjadi semakin padat. Tentu saja berefek pada absensiku pagi ini, aku terlambat masuk kantor. Namun tetap semangat dalam bekerja, karena aku sudah mengantungi sekumpulan semangat, keceriaan, kebahagiaan dan berbagai perasaan positif lainnya. Continue reading

RINDU

Langit Samarinda di pagi ini berhias mendung yang menggantung. Matahari rupanya masih malu tuk menyembul. Hawa sejuk yang menghembus menyampaikan pesan bahwa sepertinya tak lama lagi titik-titik hujan akan menghujam ke bumi. Continue reading