Kamu Bisa Masak?

Kamu bisa masak nggak sih?

Menurutku, pertanyaan di atas merupakan salah satu pertanyaan sensitif yang diajukan pada seorang perempuan. Sama halnya dengan pertanyaan “Kamu suka bersih-bersih nggak sih, kalau di rumah?”. Seingatku, sudah lebih dari sekali aku menerima pertanyaan tentang kemampuanku dalam hal memasak. Aku yakin ada di antara Sahabat sekalian -yang perempuan- yang pernah mendapat pertanyaan serupa. Continue reading

Advertisements

Pamer Suami

Aku mengutip pembicaraan sesama jomblowati di tempat kerjaku beberapa pekan silam. Kebetulan topiknya adalah seputar lelaki impian. Aku sih tetap dengan standar impianku, yaitu lelaki yang sholeh. Pun beberapa rekan lain juga sama. Namun ternyata ada seseorang yang berpendapat berbeda. Continue reading

Label Undangan

Dalam waktu dekat ini ada 2 orang sepupuku yang akan menikah. Yang pertama adalah sepupuku yang di Bandung, insya Allah resepsinya akan diadakan akhir pekan ini. *kedip-kedip ke Mbak Nchie dan Mbak Erry 😉 Yang kedua adalah Mae, sepupuku yang di Samarinda, namun kini bekerja di Balikpapan. Insya Allah resepsinya akan diadakan bulan depan. Continue reading

Memulai Dari Nol

Tiada sebatang pohonpun di hutan yang tiba-tiba tumbuh menjadi besar seketika. Selalu diawali dengan biji yang tumbuh di tanah, perlahan-lahan mengecambah hingga menjadi pohon besar yang mungkin diameternya mencapai sekian meter. Demikian halnya kehidupan manusia dalam berumah tangga. Setiap keluarga melewati fase pembentukan hingga menjadi kuat yang diawali pada suatu titik, yaitu titik nol.  Continue reading

Story Pudding : Belajar Jadi Istri dan Menantu

Jika ingin belajar tentang pernikahan, banyak contoh yang bisa diambil di sekeliling kita. Ini bukan hanya untuk yang belum menikah, seperti diriku. Namun yang telah menikah juga bisa memetik pelajaran dari pernikahan orang lain.

Aku adalah bungsu dari 4 bersaudara. Ketiga kakakku adalah laki-laki dan telah menikah semua. Itu artinya aku mendapat tambahan 3 orang kakak perempuan, para iparku. Satu diantara kakakku menikah dengan pacarnya dan dua yang lainnya menikah melalui perjodohan. Alhamdulillah, dari mereka anggota keluarga kami dihiasi 8 orang keponakan. Continue reading