Giveaway Senangnya hatiku: Rejeki Tak Kemana

Frase “rejeki tak kemana” mungkin kurang lengkap, karena agak rancu. Namun memang kalimat itulah yang cukup sering terdengar diucapkan orang banyak. Menurutku, bila ditulis secara utuh, frase itu akan seperti ini, “bila memang sudah rejeki, maka tak akan lari ke mana-mana”. Bila memang sesuatu itu adalah rejeki yang telah dipersiapkan oleh Allah untuk kita, maka insya Allah cepat atau lambat kita akan mendapatkannya, seperti halnya sebuah pengalaman sederhana yang pernah kualami beberapa tahun yang lalu.

Ini cerita tentang sebuah tas tangan sederhana berwarna coklat. Beberapa tahun yang lalu aku tertarik untuk bergabung dalam sebuah jaringan penjualan langsung kosmetik yang berasal dari Swedia. Alasanku bergabung adalah agar aku bisa mendapatkan harga member untuk sikat punggung yang ingin kubeli, namun ternyata sikat punggung itu tak pernah muncul lagi di katalog. Lalu aku mendapatkan informasi bahwa bagi member baru yang pembeliannya bisa mencapai jumlah poin tertentu, akan mendapatkan reward. Saat itu reward tertinggi adalah sebuah tas tangan berwarna coklat.

Tasnya cakep, pas banget buat emak, pikirku.

Aku sangat ingin mendapatkan tas coklat itu. Itu berarti aku harus meningkatkan penjualan, padahal aku bukan pengguna kosmetik. Biasanya aku hanya memerlukan bedak bayi untuk penampilan sehari-hari. Lalu aku mencoba menunjukkan katalog produk kosmestik tersebut pada kawan-kawanku di tempat kerja. Namun sayang penjualanku tidak seberapa banyak, sehingga jumlah poin yang ditetapkan tidak bisa kucapai. Pupuslah harapanku untuk memberi emak sebuah tas baru.

Beberapa bulan kemudian aku diajak oleh teman untuk hadir pada acara semacam gathering party kosmestik itu di ballroom salah satu hotel di Samarinda. Kebetulan ada game dan pembawa acara memberitahukan bahwa hadiahnya adalah sebuah tas coklat. Persis tas yang kuinginkan untuk emak. Dengan segera aku mengacungkan tangan untuk menjadi salah satu peserta game.

Sebelum naik ke panggung, aku sempat berdo’a dalam hati. Jika memang tas itu adalah rejeki emak, aku berharap semoga aku yang akan mendapatkannya pada game itu. Ada 5 orang peserta, masing-masing harus mempresentasikan salah satu produk yang ada di katalog kosmetik tersebut dengan waktu bicara beberapa menit. Aku yang tak paham tentang kosmetik, lalu dengan suara bergetar khas demam panggung, mencoba berbicara di antara lidah yang hampir kelu. Alhamdulillah, aku terpilih sebagai pemenang dan mendapatkan sebuah tas coklat.

Aku bahagia karena bisa mempersembahkan sebuah tas baru untuk emak. Tas yang dulunya kukira gagal untuk kuberikan pada emak, ternyata Allah hanya menundakannya sementara waktu, untuk kemudian diberikan dengan cara yang tak disangka-sangka. Subhanallah… Karena memang sudah jadi rejeki (emak), maka tas itu tak akan lari kemana-mana🙂

_________________________

Artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Senangnya Hatiku

27 thoughts on “Giveaway Senangnya hatiku: Rejeki Tak Kemana

  1. Persembahan penuh cinta dan makna untuk ibu tercinta ya Kaka. Ada perasaan luar biasa saat menerima anugerah dari Allah hal yang kita idamkan, apalagi diniatkan untuk sang ibunda, Mungkin karena niatnya tulus sehingga dikabulkan. Semoga berjaya di kontes pak Ustaz Azzet🙂

  2. Mempersembahkan tas baru untuk emak betapa bahagianya ya, Mbak. Sungguh, betapa menyenangkan. Makasih banyak ya, Mbak, atas sharenya. Dan, dengan resmi saya nyatakan bahwa artikel ini telah TERDAFTAR.

    Sekali lagi, terima kasih banyak
    Salam hangat persahabatan dari Jogja.

  3. Diawali niat yg tulus untuk membahagiakan emak, disertai ikhtiar yg tak kenal menyerah, akhirnya tercapai juga keinginannya, mbak.
    Manusia berusaha, Allah yang memberikan jalanNya.

    Salam kenal

  4. Simpel namun cukup bermakna. Tidak tahu kenapa topik mengenai ibu pasti membuat seseorang jatuh hati untuk membacanya. Tidak lupa ucapan selamat turut saya ucapkan karena tulisan ini terpilih menjadi salah satu yang terbaik. Tetap semangat kaka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s