Enam Puluh Tiga

63

“Mak, hari ini Pakdhe Cholik yang di Surabaya itu ulang tahun. Yang ke enam puluh tiga, Mak,” ucapku.

“Itu pakdhe yang tinggal dekan tempat kost sepupumu itu kan?” tanya emak dan aku mengangguk.

Emak melanjutkan, “Enam puluh tiga tahun? Wah, berarti masih tuaan emak dong.”

Hehe… rupanya bukan ucapan ‘met ultah’ yang keluar dari mulut emak.:mrgreen:

Kata Pak Ustadz, Rasulullah SAW meninggal pada usia 63 tahun dan bila umat beliau beusia lebih dari itu, berarti sisanya adalah bonus.

Kemarin, kakak sepupuku meninggal dunia. Lalu hari ini aku mendengar ada dua kali pengumuman kematian dari mushola di belakang kantor. Hmm… tak ada yang pernah tahu Allah Ta’ala akan memberi bonus berapa tahun, atau mengurangi berapa tahun dari angka 63 itu.

Selamat hari jadi yang ke-63, Pakdhe Cholik.

Semoga dapat terus berkarya, supaya kami yang lebih muda ini merasa tergugah tuk turut menelurkan karya. Jangan berhenti menyemangati kami ya, Pakdhe…😀

13 thoughts on “Enam Puluh Tiga

  1. Terima kasih atas perhatian dan doanya jeng. Semoga Jeng Akin juga selalu diberi kesehatan yang prima, kesejahteraan lahir batin dan kebahagiaan hakiki yang ditopang oleh keimanan dan ketaqwaan yang semakin kokoh kuat.

    Bagaimana kalau satu hari menulis satu lembar. Bukankah 100 hari hari sudah 100 lembar. Dan..itu adalah calon buku.

    Salam sayang selalu dari Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s