Baca Koran

Credit

Tak terasa sudah lebih dari 2 bulan aku bekerja di tempat yang baru. Aku masih dalam tahap adaptasi terhadap pekerjaanku ini. Meski belum terlalu menguasai ‘medan’ kantor yang baru, aku menyimpulkan satu hal yaitu tugas pegawai di kantorku setiap pagi adalah membaca koran. Bagi pegawai yang tidak punya kegiatan yang harus diburu, maka ia akan meluangkan waktu untuk membaca koran. Ada 3 harian yang hadir di kantorku setiap harinya. Tidak akan lama membacanya, hanya butuh sekitar beberapa menit.

Baca koran? Apakah terlihat santai? Mungkin iya, namun sebenarnya sama sekali tidak santai. Kami membaca koran dengan tujuan tertentu. Kami harus memperhatikan bila ada tulisan yang berkaitan dengan kantor kami, karena kami langsung memberikan pelayanan pada warga. Biasanya warga mengirimkan uneg-uneg atau keluhan melalui SMS ke koran untuk dimuat di rubrik yang khusus menayangkan pesan singkat warga. Keluhan itu akan ditindaklanjuti, demi peningkatan pelayanan kantorku.

Kini aku menyadari kekuatan sebuah ‘keluhan warga’. Dulunya kukira apapun yang diteriakkan warga di koran, takkan ada hasilnya. Ternyata, sebuah keluhan warga, merupakan hal yang penting di kantorku. Keluhan tersebut akan kami bahas dan dicarikan solusinya. Selain berkaitan dengan pelayanan terhadap warga, penyelesaian keluhan tersebut berkaitan juga dengan pertanggungjawaban kantorku ke level yang lebih tinggi.

Pemberitaan lain (non SMS), seperti liputan kegiatan kantor, juga kami perhatikan. Kesemuanya lalu dikliping untuk dokumentasi kami, dan akulah yang bertugas untuk mengumpulkan kepingan berita itu.

Pagi-pagi baca koran di kantor? Mengapa tidak! 😉