Kabur

Ia memacu truknya secepat mungkin. Entah berapa puluh kilometer jalan yang telah dilewatinya. Pikirannya hanya satu, pergi sejauh mungkin dari tempat itu. Ia tak ingin diberhentikan dari pekerjaannya karena suatu kesalahan yang tidak dilakukannya. Bukan ia yang menyebabkan kejadian itu. Orang itulah yang bersalah. Continue reading

Advertisements