AGS (Agak Gondrong Sedikit)

Semalam adalah giliranku jaga malam di Puskesmas. Kebetulan hanya ada 1 pasien yang mengisi kapasitas 8 tempat tidur kami. Saat masuk ke kamar pasien, kulihat seorang pasien terbaring di salah satu tempat tidur pasien. Ada 2 orang temannya duduk di tempat tidur yang lain. Mereka semua adalah laki-laki. Sepertinya mereka orang baru, karena aku belum pernah melihat mereka berobat ke Puskesmasku. Continue reading

Loker

Umumnya perawat tidak memiliki meja kerja sendiri, kecuali perawat senior yang memiliki jabatan, misalnya sebagai kepala ruang rawat dan wakilnya. Sama halnya di tempat kerjaku, tak satupun diantara aku dan rekan-rekan memiliki meja kerja. Jadinya kami kesulitan untuk menyimpan barang-barang keperluan pribadi kami. Continue reading

Junior

Setelah cukup lama bekerja di suatu tempat, biasanya kita akan memiliki junior. Junior secara umum berarti seseorang yang lebih belakang tercatat sebagai pegawai di tempat kerja kita, dan atau memiliki usia yang lebih muda. Bila berkaitan dengan kelulusan pendidikan, junior berarti yang lulusnya belakangan dibanding kita. Kehadiran junior di tempat kerja, biasanya disambut baik oleh para senior. Namun tak jarang banyak pula yang kesal dengan kinerja para junior ini. Continue reading

Terjemahannya di Bawah Ini

Dua orang pria berjalan memasuki ruangan UGD sore tadi. Salah seorang dari mereka sudah cukup familiar bagi kami, petugas puskesmas. Beliau cukup sering datang untuk berobat dengan keluhan yang kurang lebih sama, batuk dan lain-lain. Sebut saja beliau Mbah Misno. Kali ini Mbah Misno datang dengan diantar oleh salah seorang anggota keluarganya. Continue reading

Suntik

Kemarin aku dan rekanku tersenyum oleh ulah seorang pasien. Biasanya pasien yang ingin berobat di UGD tempat kerjaku, langsung kami minta untuk berbaring di bed UGD. Sambil diperiksa tanda-tanda vital (tekanan darah, suhu, denyut nadi, pernapasan), salah seorang rekan akan menanyai tentang keluhannya (anamnesis). Continue reading

Tentang Sampah

Aku berjalan menyusuri koridor RSU Samboja di Minggu pagi yang berhias mendung dan gerimis. Tak terasa hari ini genap sepekan aku berada di rumah sakit ini. Insya Allah besok sepupuku diperbolehkan pulang oleh dokter bedah. Kududuk di sebuah kursi tunggu sambil memijat leherku yang pegal. Kulihat ramai penjaga pasien lalu lalang. Ada yang ke kamar mandi umum, antri pengambilan air panas di dapur atau kegiatan lainnya.

Rumah Sakit Umum Samboja ini usianya relatif muda, belum melewati 10 tahun. Bangunannyapun masih terlihat bagus dan bersih. Namun, meskipun terlihat bersih, tetap saja ada yang menodainya. Misalnya kemarin
ada seseorang yang lewat didekatku dengan santainya membuang bungkus es di selokan. Padahal dimana-mana ada tempat sampah yang lumayan besar. Jadi tak mengherankan bila kulihat banyak kemasan air minum yang mengapung di selokan.

Kejadian seperti di RSU Samboja itu juga terjadi di puskesmas tempat kerjaku. Tempat sampah besar telah disediakan di depan ruang rawat, namun masih saja sampah-sampah dibuang melalui jendela. Akhirnya di samping puskesmas banyak sampah dan berbau.

Kejadian diatas juga kerap terjadi di rumah sakit lain dan tempat umum lainnya. Tulisan ‘JAGALAH KEBERSIHAN’ atau ‘BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA’ tiada bernyawa lagi. Perilaku saat berada di tempat pelayanan kesehatan saja sembarangan, apalagi di luarnya. Pernahkah Sahabat melihat tulisan ‘DILARANG MEMBUANG SAMPAH DISINI’, justru malah di tempat itu yang ditumpuki sampah?

Perilaku yang tidak bijak mengenai sampah ini seolah-olah menjadi tradisi yang mendarah daging di negeri kita tercinta ini. Namun sebenarnya tak mustahil tradisi itu lenyap perlahan. Aku menghayalkan sebuah pergantian generasi, dimana generasi lama dengan sikap kurang baik, tereliminasi dari kehidupan. Kemudian digantikan oleh generasi baru yang memiliki sikap baik dan sehat. Mungkinkah? ๐Ÿ˜€ Tentu saja sangat mungkin, bila generasi penerus dididik dengan baik serta generasi lama memberi contoh yang baik ๐Ÿ˜€

Hmm… Pikiranku mengembara kemana-mana. Hari sudah beranjak siang. Gerimis dan mendung tadi telah dihapus oleh sinar mentari yang begitu cerah yang seolah-olah mengisyaratkan semangat baru. Geliat di RSU Samboja semakin ramai oleh pengunjung yang berdatangan. Leherku masih pegal akibat salah tidur. Aku berjalan kembali menuju ruang rawat sepupuku. Semoga kehangatan minyak gosok, bisa membantu mengurangi pegal di leherku. B-)

________
Apakah tulisanku ini sesuai tema lingkungan hidup? Semoga iya ya ๐Ÿ˜€

Aku juga nggak bisa ngelink sana sini, karena nggak tahu caranya. Maklum, aku masih menggunakan hape ๐Ÿ˜€