Beban Berat

Beib akhirnya tinggal sejarah, karena aku memilih menyerah dan dengan berat hati berpisah dengannya yang telah menemaniku selama sepuluh tahun. Kini bebek jenis Supra itu bukan lagi milikku.

Sebagai alat trasportasi, alhamdulillah Beib sudah banyak membantu. Bukan hanya bagiku, namun juga bagi keluargaku, terutama emak. Biasanya saat emak memerlukan bantuanku dalam membeli beberapa barang untuk warung, aku membantu beliau sebisaku. Paling hanya berupa kotak-kotak yang diletakkan dan diikat di bagian belakang. Ada pula beberapa kantong belanja yang digantung di gantungan motor. Continue reading

Kantor Samsat Samarinda

Aku tak mengerti, mengapa ada saja orang yang mengurus perpanjangan STNK atau urusan lainnya di Kantor Samsat lebih memilih melalui calo. Padahal caranya sangat mudah dan sama sekali tidak ada tambahan biaya tak resmi alias ‘pungli’. Kenyamanan ini kurasakan saat tadi aku mengurus perpanjangan 5 tahun STNK sepeda motorku, Si Beib, di Kantor Samsat Jl. M. Yamin Samarinda. Continue reading

Motor Cowok

“Kalau nyari pacar, lihat-lihat tunggangannya. Ninja atau Tiger.” 😀

Itu adalah kalimat yang pernah kudengar di kalangan gadis di kotaku. Seingatku, sekitar di masa-masa aku kuliah dulu, banyak di antara kawan-kawanku yang bahagia dan bangga banget bila bisa menggaet pacar yang menunggani motor besar/motor cowok. Saat itu motor cowok yang sedang ngetrend adalah jenis Ninja dan Tiger. Sekarang sudah semakin banyak jenis lain dari merek-merek yang beredar di Indonesia dan harganya pun sangat mahal. Continue reading

Beib

Bulan ini tepat delapan tahun…. baru delapan tahun…

September delapan tahun yang lalu, aku memilih Honda Supra standar berwarna hitam untuk menemani pergerakanku dari satu tempat ke tempat lain. Tabungan cuma cukup buat bayar uang muka, trus aku memilih masa kredit 3 tahun, karena gajiku yang nggak seberapa besar… Betapa senang setelah BPKB ada di tanganku 😀 Continue reading