Hadiah Istimewa Untuk Budhe

“Budhe sebaiknya istirahat dulu. Warung Budhe biar besok-besok saja dibukanya,” aku memijat-mijat punggung Budhe. Aku yakin perut Budhe tidak enak setelah muntah berkali-kali. Untung aku segera dihubungi Pak Anto, tetangga budhe yang mengantar beliau ke UGD Puskesmas.

“Nggak apa-apa, Yam. Cuma sakit maag aja kok. Budhe sudah disuntik Pak Mantri. Sebentar lagi juga sembuh,” ucap budhe dengan suara bergetar. Di tangannya masih ada kantong plastik berisi cairan yang keluar dari perut Budhe. Continue reading