Ayam Gepuk

Ayam Gepuk

Ayam Gepuk

Di sebuah warung makan, aku asyik menikmati hidangan ayam gepuk yang cukup terkenal di kotaku tercinta. Sambel berwarna kehijauan yang dituang ke atas ayam yang sudah ‘digepuk’ menggugah selera. Rasa pedasnya ‘nendang banget’ bagiku.

“Enak kan?” tanyaku pada seorang kawan yang kuajak makan di warung ini. Tanpa sahutan, dia hanya memberiku senyuman sambil terus menyantap hidangan ayam gepuk di depannya.

Usai makan kamipun berlalu. Si kawan membisikiku sesuatu dari boncengan motor. “Mbak, tadi sebenarnya aku hampir gak bisa makan ayam gepuknya.”

“Loh, kenapa?” tanyaku heran.

“Sambelnya … kayak … hmm ….”

“Kayak apaan?” desakku.

“…mekonium, Mbak ….”

Spontan aku tertawa. Kawanku ini adalah sesama perawat juga, namun ternyata tekstur atau penampilan dari si sambel cukup mengganggunya. Untung saja ayam gepuk tadi tetap dimakannya, kalau tidak, bisa-bisa aku makan 2 porsi.😀 (pengertian mekonium bisa dibaca di sini).

Memang tak sedikit alasan orang-orang yang tidak menyukai makanan tertentu, bisa dari segi rasa, aroma, atau penampilan makanan tersebut. Contohnya saja kawanku di atas. Ada lagi orang yang enggan makan ceker ayam karena bentuknya seperti jemari bayi. Lalu ada juga yang enggan makan buah nanas, karena ada bagian yang berwarna hitam-hitam, mirip dengan bulu hidung.😆

Bagaimana pun, semua memang menjadi hak seseorang, apakah mau memakan suatu makanan atau tidak, selama itu halal (bagi yang muslim). Kalau merasa jijik, tapi tetap memakannya, malah makanan tersebut jadi tidak halal untuk dimakan.

Bagaimana dengan sahabat sekalian? Adakah makanan yang tidak disukai karena alasan tertentu? Kalau aku sih cenderung pemakan segala. Hehehe …

11 thoughts on “Ayam Gepuk

  1. hahahaha… sepanjang itu enak, sambal wujud meko pun masuk ke perut.. tapi beneran kayak mekonium ya mbak? gambarnya kurang kelihatan, tapi sepertinya memang halus dan hitaamm.. aw

    • Indonesia emang kaya banget kulinernya, sayangnya kurang diekspos jadi lebih terkenal makanan tetangga deh (yang nyolong dari Indonesia juga hehehe). Di perumahan ane aja pilihan makanannya banyak banget dan enak2 lho, bayangin ini cuma diperumahan. Bener2 negara wisata kuliner hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s