Cerita di Jalan

Suara teriakan seorang perempuan di tepi jalan mengalihkan perhatianku dari obat tetes mata pesanan tanteku, yang akan kubeli di sebuah apotek, sore kemarin. Dia meraung pilu. Kulihat perempuan itu dengan susah payah berusaha turun dari sebuah mobil, di sisi penumpang. Setelah kakinya dapat menjejak ke aspal, dia bergerak bolak-balik, sambil meletakkan ponsel di telinganya, dan suaranya masih berupa raungan. Continue reading