Kalikempit, Glenmore

Apakah sahabat pernah mendengar nama “Glenmore”? Glenmore adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Nama Glenmore berasal dari Skotlandia atau Irlandia. Sebelumnya di daerah ini ada perkebunan tembakau yang diberi nama Glenmore (sumber: Wikipedia). Pantas saja namanya terdengar asing, serasa di luar negeri ya.😀

Perhentianku selanjutnya di Jawa Timur adalah Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Di daerah ini aku mengunjungi Kang Sofyan yang mana perjumpaan dengannya adalah hal yang sangat kunanti-nanti. Perjalanan menuju Banyuwangi dengan menggunakan bus, terbilang sangat menyenangkan. Salah satu bagian terbaiknya adalah teman seperjalanan pemandangan yang indah di bagian kiri dan kanannya. Jalurnya melalui lereng Gunung Gumitir yang jalannya mengular. Pepohonan tua menjulang dengan tanaman kopi di bagian dasar. Hawanya sangar segar. Sayangnya aku lupa mengambil gambar pemandangan itu, karena aku terlalu menikmati perjalanan.

Tiba di daerah Kalikempit, Glenmore, aku turun di tepi jalan. Lalu Kang Sofyan menyongsong dengan sepeda motornya. Kang Sofyan tinggal di rumah dinas perkebunan yang ada di Kalikempit. Namanya juga daerah perkebunan, tentu banyak tanamannya. Bahkan masing-masing di halaman rumah diberikan jatah lahan untuk ditanami apa saja, baik itu sayuran, maupun tanaman bunga. Sayangnya buah rambutannya masih hijau-hijau.😀

Senyum ramah, dan sambutan hangat langsung menghampiriku. Interaksi dengan Kang Sofyan, sama sekali tak berbeda dengan interaksi kami selama ini di dunia maya. Pembicaraan yang mengalir, tetap ditimpali dengan tawa canda. Ummi -istri kang Sofyan- juga menjadi kawan. Ini adalah salah satu keistimewaan persahabatan blogger. Misalnya yang menjadi sahabat blogger kita adalah si suami, biasanya persahabatan akan merembet ke istrinya juga. Demikian juga sebaliknya.

“Silakan makan dulu, Kak,” ucap Kang Sofyan. Wow, langsung disuguhi makanan. Tanggap sekali dengan kondisi tamu yang perutnya dangdutan.😀

???????????????????????????????Uenak😀

Tahukah Sahabat, bahwa tokoh utama dalam kopdar ini sebenarnya adalah si unyu-unyu Bilqis. (Piss, Kang, Ummi😀 ). Dengan senang hati aku menggendong Bilqis yang tampak sangat asyik tidur. Bayi mungil yang baru beberapa hari yang lalu diaqigah ini tak peduli atas kedatangan salah seorang tante cantik dari seberang lautan. Haha …

???????????????????????????????Foto bareng Ummi, Kang Sofyan dan Bilqis.

Yang membuatku terkekeh adalah saat aku meng-upload foto di atas ke Facebook, beberapa rekan mengomentari bahwa aku terlihat (lebih) ramping. Padahal ada rekan yang membuktikan bahwa aku sama sekali tidak ramping. Itu mungkin pengaruh dari celana panjang yang sangat jarang kugunakan.😀

Rumah dinas Kang Sofyan sangat nyaman. Ada 3 kamar di rumah itu, yang salah satunya dipersiapakan untukku. Air yang terus mengalir tiada henti, awalnya membuatku bingung.

“Kang, itu bagaimana cara nutup krannya? Airnya ngalir terus.”

“Gak papa, Kak. Itu kalau ditutup malah pecah pipanya,” jawab Kang Sofyan.

Akhirnya aku paham bahwa air yang dimanfaatkan oleh Kang Sofyan adalah air pegunungan. Sama seperti yang di rumah Bu Dey, Parongpong. Meski air bak di kamar mandi sudah tumpah ruah, takperlu repot-repot menutup kran apapun. Sangat berbeda dengan di rumahku yang harus berhemat dengan air. Hehe ….

Siang menjelang sore, dengan (cukup) berat aku harus bertolak ke Pulau Dewata. Mengapa terasa berat? Ya, karena memang yang kurasakan saat itu cukup berat. *mbulet aja

Pertemuan di Glenmore itu pun harus berakhir. Aku lambai-lambai pada Ummi, tak lupa menciumi Bilqis. Jika memang ada kesempatan, ingin rasanya aku kembali lagi ke Glenmore, untuk berdiam sedikit lebih lama. Kang Sofyan kemudian mengantarku ke halte untuk menunggu bus yang berangkat ke Bali.

Terima kasih ya, Kang Sofyan dan Ummi. Maaf, kalau diriku sudah sangat merepotkan.😉

25 thoughts on “Kalikempit, Glenmore

  1. Saya selalu senang jika membaca reportase mengenai Pertemuan antara dua atau lebih blogger …
    Terasa adem dan membahagiakan …

    This is the beauty of Blogging

    Salam saya Kak

  2. Kapan2 harus nginep lebih lama lagi disini, kalau ke Glenmore lagi akan lebih asik dan murah kalau naik kereta api, Kak, disana akan disuguhi terowongan penuh sejarah dan kebun kopi sepanjang perjalanan🙂

    Salam saya buat keluarga di Samarinda🙂

  3. Ketemuan dg sahabat maya menyenangkan ya? Begitu juga ketika saya dirawat di rs darjad samarinda bulan lalu saya pengen ketemu mbak akin tapi saya tanya perawat sambil nunjukin photonya nggak ada yg kenal.
    Akhirnya ya pasrah sendirian di rs tanpa keluarga😀

  4. Salam kenal mbak akin .. Saya juga asli glenmore. Hanya saja saat ini bekerja di luar kota. Saya juga sering traveller ( lbh ke backpeker ) untuk mencari sumber – sumber leluhur saya yg berasal dari kerajaan – kerajaan d jawa , saat ini yang masih saya cari adalah makam, candi dan tempat bersejarah yg bersangkutan dg para leluhur saya, rencana saya tahun 2015 sd 2020 keliling pulau jawa utk mncari hal – hal d atas di berbagai kota dan provinsi, jika kira nya berkenan semoga saya dan mbak akin bisa menjadi teman seperjalan ketika traveller nanti, silahkan kunjungi wapblog saya atau akun facebook saya ” Aqvino nior ” terima kasih banyak mbak akin dan salam kenal mas sofyan di glenmore,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s