Menjajal Kuliner Jalanan di Jatim

Sudah menjadi hal yang lumrah bila jalan-jalan juga disambi dengan wisata kuliner. Selain memuaskan dahaga jiwa akan liburan, perut juga terpuaskan dengan aneka makanan khas di daerah yang kita kunjungi. Begitu pula dalam perjalananku ke Jawa Timur, beberapa hari yang lalu. Kesempatan untuk mencicipi hidangan setempat, tak kulewatkan.

Malam sudah larut saat beberapa orang kawan tersayang mengajakku menuju sebuah warung yang terletak di perempatan di kota yang kusinggahi. Warung itu memanfaatkan emperan toko sebagai tempat lesehan bagi para pembelinya. Langsung saja aku memesan hidangan yang sama dengan yang dipesan oleh sahabat lainnya, dengan embel-embel “nasinya dikit aja ….”

1504466_10201079252730462_716449206_o(1)

Tak lama, tibalah pesanan kami. Aku memperhatikan sepiring nasi, lauk dan sayuran yang dihidangkan untukku. Ada pecel serta ceker yang sangat empuk. Kecepatanku dalam melahap makanan ini cukup lambat, karena ternyata rasa cekernya cukup pedas (bagiku). Namun aku sangat menikmatinya, meski hidung agak meler. Bagaimana dengan rasanya? Pokoe, maknyuss!😀

Setelah selesai makan, aku bermaksud membayar apa yang kami makan kepada ibu penjual nasi tersebut.

“Berapa, Bu?” tanyaku.

“Makannya lima, kopinya dua ….” Ibu itu kemudian menyebutkan sejumlah angka.

“Berapa, Bu???” Aku yakin mulutku ternganga. Rasanya rahang bawahku hampir jatuh ke tanah, saking terkejutnya.

“Kopinya dua, kan?”

Aku mengangguk, sambil mengerjap takjub. Ibu itu kembali mengucapkan sejumlah harga. Aku lalu menyodorkan selembar uang. Aku menyadari bahwa harga makanan di Jawa Timur memang lebih murah dibanding di Kalimantan Timur.

Nah, dari ceritaku di atas, aku ingin Sahabat sekalian menebak, berapakah jumlah yang kubayar pada malam itu?

Silakan menuliskan jawaban pada kolom komentar di bawah ini. Insya Allah akan ada pulsa @Rp 10.000 untuk 5 orang yang jawabannya tepat atau paling mendekati. Setiap orang mendapatkan kesempatan dua kali menebak. Batasnya sampai tanggal 18 Desember 2013, pukul 21.00 WITA.

Selamat menebak!

Sementara itu, aku ingin membayangkan kembali nikmatnya makan nasi pecel ceker pedas pada malam itu bersama kawan-kawan tersayang ….

55 thoughts on “Menjajal Kuliner Jalanan di Jatim

  1. rata2 nasi pecel dijawa timur klo pkai lauk bekisar 6rb-7rb klo cm pkai peyek sj biasanya 4rb-5rb klo kopi antara 2rb-3rb tergantung ukuran gelasnya…ya sdh aku jawab 36rb ya mak….hihi…

  2. kalo setahu saya, harga makanan di jatim emang murah, sebagai penikmat kuliner dan juga doyan makanan jalanan, ini nih mbak perkiraan harganya

    makan biasanya 6rb per porsi, jadi total 30rb
    kopi umumnya 2rb jadi total 4 rb
    nah itu ada kerupuk juga, kalo gak salah 2 bungkus, perbungkus 500, jadi total 1rb

    Jadi kemungkinan bayarnya hanya 35rb

    hanya bisa menebak, semoga mendekati aslinya😀

  3. kalo nasi pecel aja biasanya 4000 mbak, kalo plus ceker bisa jadi 6500.. jadi
    nasi : 6500 x 5 = 32500
    kopi : 3000 x 2 = 6000
    total 38500 mbak😀
    wkwk kalo kurang tambahin yah mbak :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s