Suka Tahu Campur

906159_10200886626474926_1849940775_oTahu Campur

Aku sudah lama mendengar nama makanan tahu campur yang, kalau tidak salah, berasal dari Jawa Timur ini. Namun baru beberapa waktu belakangan ini aku mau mencobanya. Mengapa selama ini aku enggan mencobanya? Karena kupikir jenis makanan yang satu ini akan sama saja dengan makanan lain yang ber-titel “tahu”, seperti misalnya tahu tek-tek, atau tahu goreng.

Saat mengunjungi sebuah warung makan ri kawasan Jalan Dr. Soetomo Samarinda, tepatnya di Bakso Permata, aku melihat penjualnya meracik makanan pakai semacam sambal petis. Setelah dicampur bahan ini itu, lalu diberi kuah yang wangi sekali, mirip aroma soto Lamongan. Saat kutanya, ternyata makanan itu adalah tahu campur. Aku jadi tertarik untuk mencicipinya. Dan ternyata memang enak sekali.

Tahu campur memang jenis makanan baru bagiku. Ada mi, dicampur kentang rebus, tahu, perkedel kentang (lagi), kecambah panjang, irisan daging (mirip daging rawon), daun selada, lalu disiram kuah. Tak ketinggalan kerupuknya. Menurutku agak aneh juga, karena ada dua bahan kentang pada campuran itu. Tapi, enak kok. Sejauh ini aku cukup menyukainya.

Baru dua warung tahu campur di Samarinda yang pernah kujajal. Selain di Jalan Dr. Soetomo, yang satunya lagi adalah di Jalan Pahlawan, Komplek Preevab. Aku berencana mencari lagi di tempat lain, sebelum memutuskan untuk belajar membuatnya sendiri. Hehe..

Oh iya, kisaran harga tahu campur ini adalah Rp 13.000-15.000. Agak lebih mahal dibanding soto Lamongan yang biasanya seharga Rp 8.000 per porsinya.🙂

Suka tahu campur juga, Sahabat? Atau malah bisa bikinnya? Share resepnya dooong ;)

*mendadak terdengar suara dari seberang sana : Woi, diet, Mbak! Diet!”:mrgreen:

30 thoughts on “Suka Tahu Campur

  1. setahu saya kalau tahu campur itu ga pake kentang mbak, tapi pakai perkedel singkong. untuk harga kalau beli di kaki lima kayaknya sekarang udah sekitar 8-10rb an deh..

    masakan khas jawa timur memang banyak yang pakai petis mbak.

  2. wah tahu campur emang enak banget kak… aku juga suka… ah jadi kangen masa-masa masih di malang dulu….
    eh apa kabar kak, lama lho aku ga main ke sini

  3. Jadi inget pengalaman lucu he he, aku kira tahu campur ini cuma sekedar cemilan biasa, sebangsa tahu goreng gitu, jadi pernah mampir ke warung makan Jawa Timur, dengan mantab pesan soto Surabaya & tahu campur masing 2 porsi (ke sana bareng suami) jreng jreng, ternyata begini tho, ha ha akhirnya yang dimakan cuma sotonya, tahunya dibungkus, nggak kuat perutnya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s