Sehari Tanpa Gadget : Fokus Beberes, Yuk!

Bisakah sehari tanpa gadget?

Aku pernah mengamati salah seorang rekan kerja di kantorku. Setiap hari kerja, gadget-nya terlihat selalu berada di dekatnya, baik itu ponsel (BB), maupun tablet. Nada dering, pengingat pesan, atau pang-ping BB, terdengar silih berganti. Tak jarang juga suaranya memenuhi seisi ruangan saat sedang menelpon seseorang. Saat melihatnya, aku berpikir sepertinya dia tak akan bisa lepas dari gadget.

Ternyata eh ternyata, saat tiba akhir pekan, sangat sulit bagiku untuk menghubunginya.

Telepon gak diangkat …
SMS gak dibalas …
Apa sih maumu …

(*ambil mic, karaokean😀 )

Kadang balasan pesanku baru disampaikannya (secara langsung) saat kami bertemu di kantor pada Hari Senin.

“Maaf ya, kemarin gak balas SMS. Saya lagi bersihin taman di samping rumah. Hape saya tinggal di kamar.”

Aku hanya bisa ber-oo panjang dan memakluminya. Ternyata ia bisa juga lepas dari gadget. Dan aku bisa memetik sebuah pelajaran dari rekanku itu. Bila mau, aku juga bisa lepas dari gadget.😀

Semenjak aktif di dunia maya, aku menjadi cukup bergantung pada perangkat yang bisa menghubungkanku dengan orang lain dan dunia maya. Hingga kini, saat membuat daftar kekayaanku, aku punya sebuah laptop yang berusia hampir 5 tahun, ponsel Sony-Ericsson yang lebih jadul lagi, ponsel Samsung Monte dan terakhir sebuah iPod Touch 4G. Meskipun semua perangkat yang kumiliki bukan yang teranyar, namun cukup bermanfaat dalam mendukung kegiatan blogging dan berinteraksi dengan orang lain. Ponsel selalu dalam keadaan standby dan laptop hidup minimal 5 jam perharinya. Sedangkan iPod biasanya kugunakan untuk main game.

Menilik pembelajaran dari rekanku di atas, aku bisa melupakan sejenak koleksi gadget jadulku, BILA aku memiliki kesibukan. Bukan berarti hidupku tak memiliki kesibukan hingga bisa sedemikian santainya, namun yang kumaksud adalah kesibukan yang fokus. Seperti rekanku itu, ia fokus pada keluarga di akhir pekan, dan melepas gadgetnya untuk disimpan di kamar saja.

Pernah pada suatu hari, aku cukup disibukkan oleh pekerjaan kantor. Tak ada waktu barang sejenak untuk mengintip FB atau email. Saat pulang ke rumah, setelah melakukan kewajiban ini itu, aku pun tidur, karena badan terasa lelah dan mata mengantuk. Ternyata aku bisa teralihkan dari gadget, saat fokus pada suatu pekerjaan.

Saat berada di rumah, cobalah berpikir sejenak dan pandang sekeliling kita. Apakah ada cucian yang menunggu sentuhan kita untuk disertika? Atau mungkin malah banyak cucian kotor yang baunya nauzubillah? Atau pojok-pojok rumah yang sudah lama tak tersentuh sapu? Atau sarang laba-laba yang menghiasi plafon?

Jika memang ada, sudah bisa dipastikan itu disebabkan oleh hidup kita yang terlalu tersedot ke gadget. Karena itu kita butuh fokus untuk melakukan bersih-bersih sekitar. Ayo, masukkan cucian ke mesin cuci, setrika pakaian yang sudah kering, ambil sapu dan pel untuk membersihkan lantai dan jangan lupa bersihkan sarang laba-laba. Hal tersebut perlu kita lakukan agar kita tidak terlihat seperti hidup dalam goa akibat lalai terhadap lingkungan sekitar gara-gara sibuk dengan gadget.

Saat kita sibuk, fokus pikiran akan terpusat pada kegiatan kita. Kita akan lupa bagaimana perasaan khawatir saat ketinggalan update-an status teman-teman di FB, ocehan teman-teman di Twitter, atau postingan teranyar rekan-rekan blogger. Saat kita fokus beberes rumah, pikiran tenang dan lingkungan pun nyaman.

Fokus pada kegiatan kita, baik itu pekerjaan di kantor maupun di rumah, mampu mengalihkan dunia kita dari gadget.

Lalu, sehari tanpa gadget? Tentu bisa! Fokus beberes, yuk!🙂

“Tulisan ini ikutan GA keren Sehari Tanpa Gadget di blog Keajaiban Senyuman lhooooo”

39 thoughts on “Sehari Tanpa Gadget : Fokus Beberes, Yuk!

  1. Bagi saya …
    Bisa … Sangat bisa …
    Bahkan saya berkata … Oh Please … Please … jadilah kenyataan …
    agar semua orang bisa bersalaman … berinteraksi secara langsung …
    bukan hanya macan spiker … dan macan screen saja

    salam saya

    • Kadang saya mikir juga, Om… saya udah jadi orang yang kejam dengan tidak memperhatikan mereka, orang2 terdekat saya. Kepal adan tangan fokus ke gadget mulu…😦

  2. Akiiiiiin…
    berhubung diriku bukan gadget freak…gak ngaruh juga sih..
    Bahkan tablet pun selalu aku silent supaya gak berisik notif dari fb, twitter, blog ataupun email…

    ehm…tapi…tapiii…remote dipidi mah bukan gadget kan yaaah?…hihihi…

  3. Seeepppp,, memang untukku pribadi, gadget mampu melenakan, menghilangkan fokus, kadang2 malah Osarnya yang keteter, huaaaaa menyedihkan🙂

    Makasih udah ikutan ya kak, biar dicatat mas dan mbak juri🙂

  4. Lama nggak kesini Akin….
    Sibuk kerjaan dan jadi MC (Momong Cucu)

    Dan cucuku sudah mulai seneng gadget….tapi sekedar menelpon eyang dan bundanya.
    Kalau punya gadget…paling tidak waktu akhir pekan libur gadget….karena bersih-bersih rumah, masak dll….

    Bisakah kita lepas gadget?
    Untuk kondisi saat ini “agak sulit” karena kadang klien menelpon….kesempatan bisa lewat.
    Tapi kalau lepas gadget hanya sesekali, saya kira tak masalah…ada sarana lain…..

  5. Gadget sudah kek kebutuhan primer selain nasi yak… Sekaliny pernah lepas dari gadet selama 3 hari, waktu outbond kantor.. Berasa nyamaaan banget dunia ini.. Hehe..

    Sekarang sih susah banget..

  6. aku lebih parah nih, Fb jarang dilihat, WP baru saja kembali aktif, perangkat pendukung sih tiap juga dibuka, notebook sama modemnya, tapi ya itu banyak pekerjaan lain yang lebih menuntut segera dikelarkan

  7. Halo mbak,,,
    Kalo saya, sama sekali lepas dari gadget gak bisa. Paling hanya agak jarang disentuh saja. Hanya saja kalo lagi ngobrol sama anggota keluarga, istri atau anak2 misalnya, saya jahkan gadget dari jangkauan tangan.
    Salam,

  8. Memperlakukan gadget sebagai alat bantu penunjang kegiatan dan bukannya dikerjain gadget nih ceritanya.
    Begitu tenggelam dalam aktivitas termasuk interaksi sosial, gadgetnya minggir sejenak ya. Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s