Ngisi TTS, Yuk!

Credit

Sudah beberapa pekan ini aku rutin beli koran Minggu. Biasanya hanya harian Kompas yang kubeli, karena kantorku sudah berlangganan beberapa koran lokal yang bisa kubaca keesokan harinya. Alasan utamaku membeli koran Minggu adalah untuk membaca cerpennya. Namun ada hal lain yang tak kalah menariknya, yaitu mengisi teka-teki silang alias TTS Kompas Minggu.

Biasanya, setiap kali tiba di rumah usai membeli koran, halaman yang kucari adalah yang memuat cerpen mingguan. Setelah membaca cerpen, aku mengambil pulpen untuk mengisi TTS. Awalnya aku lancar mengisinya, baik yang mendatar, maupun yang menurun. Tetapi kemudian gerakan pulpenku mulai tersendat. Ada banyak kotak yang masih belum terisi. Aku tak bisa menjawabnya, karena aku tidak tahu persamaan kata yang ada dalam pertanyaan.

Aku yakin hampir semua orang suka mengisi TTS. Saat menemukan kotak-kotak putih di antara warna hitam itu, cenderung seseorang tergerak ingin mengisinya. Intelegensinya tertantang. Namun menurutku TTS di koran Minggu ini berbeda dengan TTS di buku-buku TTS murah meriah yang biasa dibeli untuk membunuh waktu. TTS di koran Minggu lebih sulit dan memerlukan perhatian ekstra, bila kita tak ingin membiarkan kotak-kotaknya kosong.😀

Contohnya saja pada TTS No. 1736 di koran Kompas tanggal 20 Oktober 2013. Untuk pertanyaan 1 mendatar, “Sinyal pandu dalam pelayaran, penerbangan”. Di benak langsung terbersit jawabannya “Navigasi” dan memang sesuai dengan jumlah kotaknya, untuk 8 huruf. Lain halnya pada pertanyaan 70 menurun, “Diulang: Perundingan”, 3 huruf, U*A. Aku coba googling, mencari-cari dalam kebingungan. Saat aku mencoba mencari sinonim untuk pertanyaan yang lain, aku terdampar di sebuah web kamus.sabda.org. Jawaban untuk 70 menurun tadi adalah “URA”. Baru tau nih!😀

Ternyata web kamus.sabda.org ini ampuh banget sebagai teman mengisi TTS Kompas Minggu. Ada beberapa pertanyaan yang jawabannya hasil dari pencarian di web itu. Aku jadi curiga, jangan-jangan pengasuh rubrik TTS di harian Kompas pegangannya adalah web kamus itu setiap kali membuat TTS. Hehe ….

Inilah mengapa kubilang sekarang sudah tidak mudah lagi mengisi TTS. Jaman semakin maju, pertanyaan TTS juga  berkembang ke sinonim kata yang semakin sulit. Bila kita tidak ditemani koneksi internet, maka akan banyak kotak-kotak TTS yang terbiarkan kosong. Sayang sekali. Padahal kalau bisa terisi penuh, kita bisa mengirimkan jawabannya ke redaksi. Hadiahnya masing-masing Rp 250.000 untuk 25 pemenang. Lumayan kan ….😀 *UUD: ujung-ujungnya duit

Yang suka ngisi TTS, ayo, acungkan tangan! Kita toss dulu! Ada TTS Kompas Minggu yang bisa diutak-atik.😀

31 thoughts on “Ngisi TTS, Yuk!

  1. TTS memang mengasyikkan, tapi sekarang lebih mudah mengerjakannya karena bisa sambil googling, kalau dulu kita kesulitan untuk mengisi tuntas. Walaupun ada googling saya kerjakan tanpanya, murni olah otak … menjelang hari h baru yang kosong hasil dari mbah gugel😉

  2. hiyooo beberapa bulan aku gila ngisi TTS. Kuliahku minggu. jadi pas kuliah bukannya ngederin dosen ceramah, malah ngisi TTS.
    hahaha
    tapi belom pernah ada yang terisi semua. huhuhu. jadi nggak bisa kirim.😀

  3. Orang serumah disini pada doyan isi TTS, ampe bertumpuk bekas TTS yang udah terisi. Eh enggak ding, ada juga yang gak terisi full. karena enggak tahu jawabannya

  4. paling suka TTS kompas. dulu tiap minggu sering download epapernya kompas, trus tiap rublik TTS aku print trus aku kerjakan TTSnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s