[Prompt #23] Tya

Credit

“Mamaah! Mimik susu!”

Teriakan anak kecil dari dalam rumah membuat Tya bergegas masuk. Namun sebuah tangan menahannya.

“Dia bukan memanggilmu, Tya,” Novi menatap Tya tajam. “Iya, Sayang. Mamah datang.”

Deru mobil mengagetkan Tya. Bergegas ia bersembunyi ke balik rumpun bunga melati. Tatapannya mengiringi lelaki yang sedang keluar dari mobil itu. Tampan dan masih ia rindukan.

Pintu rumah terbuka. Novi menyambut lelaki itu dengan senyuman. Sebuah kecupan mendarat di keningnya. Tya menelan liur. Rupanya lelaki itu masih tetap romantis. Dengan mesra Novi menggandeng lelaki itu masuk.

Tiba-tiba pintu terkuak lagi dan Novi keluar menghampiri Tya.

“Kau sudah memilih pejabat itu, Tya.”

“Tapi, Nov…”

“Jangan pernah ganggu kami lagi,” tegas Novi. Lalu ia masuk ke dalam rumah tanpa menoleh sedikitpun ke arah Tya.

Tya menghela napas dan mengusap bulir di sudut matanya. Kencan dengan pejabat membuatnya berkenalan dengan sabu-sabu. Dan tak satupun keluarganya yang tahu bahwa karena sebuah razia, Tya mendekam di hotel prodeo selama dua tahun ini.

Dengan lunglai Tya melangkah meninggalkan halaman rumah itu. Terpaksa ia harus merelakan suami dan anak semata wayangnya pada Novi, adik kandungnya.

26 thoughts on “[Prompt #23] Tya

  1. ending yang tragis,,,,sabu2 membuat kehidupan rumah tangga jadi berantakan, tapi saat suami dan sang anak jatuh ke dalam pelukan saudari ,,sesak rasanya dada ini membacanya…..nice story…luarbiasa🙂

  2. Dua tahun dipenjara dan tak ada keluarga yg tahu? Wah! Lalu frase “menelan liur” kok kesannya berlebihan ya? Asosiasinya seperti orang yang ‘menahan nafsu’.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s