[BeraniCerita #18] Tiket Keberuntungan

Pintu kamar terkuak perlahan. Tya tersenyum kala seorang lelaki tampan melongok ke dalam. Winar, sang pemilik lengkung bibir indah itu telah menjadi candu bagi Tya dalam setahun ini.

“Pagi, Sayang.” Winar melangkah gontai mendekati tempat tidur. “Kamu cantik pagi ini.”

“Terima kasih, Sayang.” Tya tersenyum. Ia mencoba untuk duduk, namun tertahan karena kaki kirinya terasa nyeri. Selang infus yang tertancap di tangan juga membatasi geraknya.

“Baring saja dulu, Tya. Kamu baru kemarin menjalani operasi,” ucap Winar gusar.

“Iya sih. Tapi tadi kan cuma operasi biasa. Cuma melepas platina yang ada di kakiku, Sayang.” Tya mengusap pipi Winar.

Beberapa hari sebelumnya dokter menyarankan agar Tya menjalani operasi untuk melepas platina di kakinya. Sudah setahun platina itu terpasang untuk membantu proses penyambungan tulang kakinya yang patah saat kecelakaan.

Tya teringat bagaimana Winar yang baru dikenalnya setelah terjadi kecelakaan, begitu memperhatikan dirinya. Hampir setiap hari Winar menjenguknya selama di rumah sakit.

Setiap kali terapi, Winar tak pernah absen mengantarnya. Tya sangat menikmati saat ia latihan berjalan sembari digandeng oleh Winar. Hingga beberapa bulan kemudian, Tya dapat pulih dan berjalan dengan baik

“Kurasa… aku suka kamu, Tya,” ucap Winar suatu hari.

“Aku juga, Win!” Tya mengangguk gembira, karena pujaan hatinya ternyata memiliki rasa yang sama dengannya.

“Sayang….” Winar mengguncang lembut tangan Tya, menyadarkannya dari lamunan.

Tya tersenyum dan perlahan beranjak ke tepi tempat tidur.

“Loh, ngapain…?” Winar kebingungan.

“Kata dokter, aku sudah boleh berlari!” Tya tergelak. “Ayo, bantu aku berjalan.”

Dengan berpegangan di bahu Winar, Tya melangkah perlahan. Luka operasi terasa nyeri di kakinya.

“Ayo kita ke taman, Tya,” ajak Winar. “Perlu kursi roda?”

Tya menggeleng, lalu mereka beringsut ke taman. Perlahan Tya duduk di sebuah kursi. Tiba-tiba Winar berlutut di depannya.

“Tya, maukah kamu menjadi bagian dari hidupku, selamanya?” Winar menyodorkan sebentuk cincin emas kepada Tya.

Tya terpaku pada kesungguhan di kedua mata Winar.

“Cincin ini adalah cincin turun-temurun dalam keluarga besar…”

Sebelum Winar menyelesaikan kalimatnya, Tya mendekap erat lelaki itu. “Kamu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku, Win. Ya, aku mau menjadi bagian dari hidupmu, Sayang.”

Tya tak kuasa menahan aliran di pipinya. Akhirnya seorang Winar Kusumaatmaja melamarnya. Akhirnya tiket yang selama ini digenggamnya, sudah mendapatkan stempel resmi berupa cincin keluarga Kusumaatmaja.

*****

Tya mengingat dengan baik informasi yang sudah dikumpulkannya. Ia juga tahu kapan biasanya sedan Mercy putih akan melintas di depan rumah bobroknya, menuju perumahan elit di dekat kampungnya.

Sambil melihat jam tangannya, Tya melangkah pasti. Ia melihat Mercy putih di kejauhan. Sekaranglah saatnya. Tya berlari menuju jalan raya.

Brukkk!

Sebuah wajah rupawan menyambut Tya saat ia membuka mata dan tersadar dari pingsannya.

“Hai, namaku Winar Kusumaatmaja. Maaf ya, tadi kamu tertabrak mobilku. Kakimu patah dan sekarang kamu sedang berada di rumah sakit…”

Tya tak mempedulikan lagi kata-kata lelaki itu. Bayangan rumah besar lengkap dengan kolam renang, dengan garasi yang berisi mobil-mobil mewah, tergambar jelas di matanya. Tya tersenyum. Satu tiket menuju keluarga Kusmaatmaja, pemilik jaringan hotel berbintang, sudah di genggamannya.

39 thoughts on “[BeraniCerita #18] Tiket Keberuntungan

  1. Ada dua kemungkinan.

    Dapet tiket ke rumah sakit.. Atau tiket ke alam lain..😀

    Gambling banget.. Hehehe..😀

    Bagian awal cerita datar tapi bagian keduanya penuh kejutan!

    Keren, kaka akin..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s