Melamar Kang Sofyan

“Tidak mudah melupakan sebuah kenangan, Kak,” ucap Kang Sofyan suatu hari.

Aku meresapi ucapannya. Aku tau, kalimat seperti itu tentu diucapkan oleh seseorang yang telah berpengalaman bergelut dengan kenangan.

Akhirnya aku membuat keputusan.

“Kang… Maukan kamu kulamar…?” tanyaku lamat-lamat.

Setelah beberapa waktu berselang, Kang Sofyan menjawab, “Baiklah, Kak.”

Alhamdulillah, aku gembira.

Sebagai seorang Perempuan Pencinta Kenangan, aku merasa Kang Sofyan adalah pilihan yang tepat untuk menjadi juri pada perhelatan kecil-kecilan yang akan kuadakan beberapa hari lagi. Insya Allah.

___________________

Ehm, bolak-balik kubaca tulisan singkat ini, aku terkekeh sendiri. Semoga tak ada yang salah paham dengan tulisan di atas. Ini hanya semacam pendahuluan sebelum kontes atau giveaway yang akan kita adakan. Pakdhe Cholik sering melakukan hal seperti ini (menulis pendahuluan sebelum acara sesungguhnya digelar):mrgreen:

24 thoughts on “Melamar Kang Sofyan

  1. ngelamar di posisi apa bude? sekretaris apa resepsionis?😛

    Ayo bude, hadir dulu di hari jengkol ketiga, siapa tauk punyak resep jengkol ala korea😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s