Uncertain Feelings

Apakah Sahabat suka mencoret-coret di kertas, atau mengetikkan apa yang terlintas di kepala? Saat aku melihat-lihat catatan pada iPod Touch-ku, aku menemukan tulisan tertanggal beberapa bulan yang lalu.

“Forget about the uncertain feelings. This is about the time to step forward…”

Aku mencoba mengingat-ingat mengapa dulu aku mengetikkan kalimat itu. Ah, rupanya aku tak sanggup me-recall memori itu, mungkin memang sengaja ingin dilupakan.😀

Lalu, saat aku melihat folder catatan di ponselku, aku menemukan lebih banyak lagi catatan kecil. Ada kalimat-kalimat yang rencananya akan kumasukkan dalam cerpen yang kutulis, ada pula yang hanya berupa ide cerita. Yang baru kusadari, ternyata ada pula beberapa tulisan ‘bersayap’ semacam puisi, meski hanya sebait atau dua bait.

Bentuk catatan kecil berupa buku, sekarang sudah lebih praktis dengan menggunakan fasilitas semacam ponsel, atau sekarang sudah banyak memakai tablet (bagi yang punya). Gadget yang cenderung selalu berada di tangan, jadi bisa langsung digunakan kala ada ide tulisan yang tiba-tiba melintas, atau mungkin kala tiba-tiba dorongan untuk menulis begitu besar.

Kembali ke judul, frase ‘uncertain feelings‘ ini mungkin bisa diartikan sebagai “perasaan yang tidak menentu” atau yang sekarang lebih dikenal dengan istilah “galau”. Kalimat “Forget about the uncertain feelings. This is about the time to step forward” ini mungkin bisa dipersingkat menjadi ungkapan yang lebih ‘gaul’ yaitu “lupain galau, move-on saja”.:mrgreen:

Sekian reracauanku siang ini.🙂

Bagaimana dengan Sahabat, apakah juga mengalami ‘uncertain feelings’ punya semacam catatan kecil? Atau juga memanfaatkan gadget untuk membuat ‘coretan’?🙂

17 thoughts on “Uncertain Feelings

  1. kalau dulu aku suka corat-coret di kertas..
    sekarang udah jarang, simpen catatan di hape pun jarang banget,, kurang sreg klo nyimpen di gadget, kurang pewe ngetiknya soalnya, hehehe

  2. punya😀 dulu tapi waktu masih sekolah suka coret2 ntah apapun itu di cover buku tulis, trus suka dicoret2 di dinding kamar kos juga waktu kuliah, tapi sekarang dah ga pernah, paling kalo lagi galau tentang perasaan langsung aja ke suami dicurahin langsung panjang lebar sampe puas kebawa angin. kwkwkkw

    • Eh? nyoret-nyoret di dinding kamar?
      Wah wah… saingan tuh sama keponakanku yang suka nyoret2 tembok😀
      Ehm… senangnya yang udah punya tempat curhat permanen…😀

  3. kakaaakiiiin…aku njawab pertanyaan yang dicoret itu boleh gak?
    yang nanya soal galau itu?
    yang nanya soal uncertain feelings ituuuu…. aku jawab yang itu aja yah…yah..yaaaaaaaah…:mrgreen:

  4. kalo sekrang lebih seneng nulis catatan di notebook aja, tapi catatannya khusus pmbicaraan saya sama bayi yang di perut, abisnya kalo dikantor ngomong2 sendiri sama perut disangka apa heheheh ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s