Kucing-kucing Pasar

Saat menemani emak ke pasar inpres yang ada di kampungku, aku sering memperhatikan kucing-kucing yang ada di sana. Sebagaimana kita ketahui, kucing pasar itu biasanya merupakan kucing buangan. Saat sebuah keluarga sudah bosan dengan kucing peliharaannya, biasanya pasar dianggap sebagai tempat terbaik untuk membuang kucing, karena banyak terdapat makanan.

Kucing BulukPenampilan kucing pasar cenderung sangat buluk, karena biasanya mereka mencari makanan di tumpukan sampah pasar. Kadang kulihat ada penjual ikan yang berbaik hati memberi ikan atau perut ikan kepada si kucing. Kebiasaan buruk warga pasar yang kulihat antara lain ada yang dengan mudahnya membuang sampah ikan sembarangan. Entah memang bermaksud untuk memberi makan kucing-kucing ada di sana, atau memang tabiatnya yang demikian.

Menurut tanteku, ada istilah halus yang bisa digunakan sebagai pengganti kata “membuang” kucing, yaitu “menyekolahkan” kucing. Katanya sih supaya kucingnya lebih pintar. Hehe…😀 Bahkan tanteku meminta omku untuk melepaskan kucing di areal kampus, karena di sana banyak kantin mahasiswa.

Keputusan untuk ‘menyekolahkan’ kucing antara lain karena si pus sering beranak. Mempunyai kucing betina biasanya menjadi pilihan orang yang tidak suka punya kucing jantan yang terlalu sering pipis sembarangan. Namun sayangnya kucing betina ini cenderung selalu kawin di saat musim kawin, lalu setelah itu hamil dan melahirkan. Mempunyai kucing seekor kadang sudah repot, semakin repot lagi kala mempunyai anak-anak kucing yang sering kali membuang kotoran sembarangan.

Kucing ButaAnak kucing yang kebingungan mencari makan. Kulihat kedua mata kucing ini rusak/buta.

Kucing hitam putih yang nangkring di motor yang parkir *bukan motorku :D

Kucing hitam putih yang nangkring di motor yang parkir *bukan motorku😀

Beti alias belang tiga

si beti nemu makanan di jalan

Ah, rupanya si belang satu ini melek kamera juga :D

Ah, rupanya si belang satu ini melek kamera juga😀

Bagaimana dengan Sahabat, apakah pernah ‘menyekolahkan’ kucing juga?

25 thoughts on “Kucing-kucing Pasar

  1. Dirumahku juga punya kucing lo Kak, meski gak pernah disekolahkan, kucingku sudah pinter, buang “hajat” dan air kencing selalu diluar rumah # meskipun terkadang dirumah tetangga hehehe😀 # dan uniknya kucing ini selalu hamil tepat waktu, sampek sama Mbak yu di kasih Pil KB supaya gak hamil truss hahaha, tapi tetep aja maish hamil tepat waktu,,,mungkin kucingku tergolong kucing cantik kali ya Kak mosok istiqomah hamilnya hehehe:D

  2. kasian kdg ngeliatnya ya mb..kucing2 gk terurus..bhkan ada yg sakit.. tp kl miara kucing byk jg kdg repot bgt..aku dl prnh py kucing pas mash tinggal di krdiri. Skrg blm punya lg..krn miara ikan2 & burung skrg dirmh sdh bikin daku repot hehe..

  3. hehhe.. Bundo belum pernah memelihara ataupun ‘menyekolahkan’ kucing.

    kagum sama para penyayang kucing.
    biasanya beneran pada lembut hatinya
    #kayak Akin..

  4. anak2 tuh yg pada hobi nampung kucing darimana tau…
    palingan saya yg heboh bolak-balik ngingetin jangan terlalu deket, cuci tangan pake sabun kalo abis main ama kucing, dsb.. dsb..
    trauma aja.. dulu kena tokso, bayar pengobatannya mahal..

  5. tidak pernah mbak. kalo ada kucing di pasar malah selalu berkeinginan untuk ambil tapi dilarang ortu…. kasian kucing yang matanya rusak itu, semoga Allah memberi kesembuhan untuk kucing lucu imut dan menggemaskan itu

  6. Aku dulu pernah dengar ada orang yang ngasih pil KB ke kucingnya.. Jadi kucingnya gak perlu sekolah. Gak tau dah, itu benar atau cuma “katanya-katanya”…

  7. dari kecil aku ga dibolehin pelijara kucing Ka, jadi keterusan ga pernah suka/punya binatang peliharaan, cuma sekedar penikmat dari jauh *tsaaaah* qiqiqiqi

  8. Sedih jg kalau lihat kucing2 liar yang kondisi tubuhnya agak ‘ngenes’…. entah karena kebanyakan berkelahi, ditabrak, dsb….

  9. tante aku penyayang kucing, jadi ada kucing di rumah yang namanya si bro, dan gak pernah disekolahkan, karena kasihan katanya. Walau gak boleh masuk rumah, tapi dikasih makan terus tiap hari …🙂

  10. Kalau di rumah aku sering kedatangan kucing tetangga. tapi bukan berarti dia sekolah di rumah aku loh. Biasanya kalau lagi bau ikan atau daging dan ayam mereka pada datang tuh. Tapi kalau tempe kenapa ga ya ! Kucing aja tahu makanan yang enak sama ga. He…x9

    Sukses selalu
    Salam Wisata

  11. Huaaaaaa saya tiga kali menyekolahkan kucing mbak…terus terang di rumah awalnya ada seekor betina yang saya pungut di jalan pas hujan deras dan kucing itu masih kecil, mungkin dia disekolahkan orang juga… lama kelamaan dia beranak terus dan menjadi 3 betina, maka rumah penuh kucing…akhirnya gel. I saya sekolahkan 2 ekor, gel II saya sekolahkan 3 ekor dan gel III saya sekolahkan 1 ekor, semuanya di pasar rakyat heeee

  12. mukanya pada waspada gitu, sering di kasarin tuh =(

    di makassar kemaren pernah juga kak, abisnya punya 2 ekor kucing betina, anak2nya blom lincah eh udah kejar2an kawin ngancurin plafon rumah.

    Alhasil rumah jadi makin ancur plafonnya dan jadi bau pipis kucing dimana mana… kan jadi ga sehat juga, jadilah di ambil keputusan mindahin mereka =(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s