Nilai Ebtanas Murni (NEM)

Pada masa-masa aku bersekolah (SD, SMP dan SMA), ujian akhir dalam rangka kelulusan disebut Ebtanas (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional). Sehingga daftar nilai hasil ujian disebut Nilai Ebtanas Murni (NEM). Tentu sahabat yang seangkatanku atau di atasku juga memiliki daftar NEM ini. (ketahuan tuanya😀 )

Saat aku membongkar-bongkar berkas pribadiku untuk persiapan kenaikan pangkat, sejurus mataku melihat daftar NEM SMA-ku. Aku tersenyum-senyum sendiri saat membaca satu demi satu nilai yang tertera di lembaran itu, agak memalukan juga. Sebenarnya aku kagum pada anak-anak SMA sekarang yang nilai-nilai kelulusannya bisa sangat bagus, berkisar di angka 9. Sedangkan nilaiku dulu sama sekali tak ada angka 9.

Mata pelajaran yang diujikan saat Ebtanas SMA dulu ada 7, yaitu PMP (Pendidikan Moral Pancasila), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Nilai terendah yang kudapat ada pada fisika, hanya lima koma sekian. Sepertinya aku sangat lemah dalam pelajaran ini. Satu-satunya nilai merah di raport-ku selama aku sekolah adalah saat kelas 1 SMA, di semester 1, yaitu angka 5 untuk pelajaran fisika. Aku cenderung merasa mual saat memandang hukum Newton 1 dst itu.

Yang tidak kusangka adalah aku mendapatkan angka lima koma sekian juga untuk mata pelajaran PMP. Aku teringat dulu soal ujian PMP ini sangat sulit. Namun ada beberapa orang temanku yang bisa menjawabnya dengan mudah, karena mereka ikut bimbel. Aku mendengar kasak-kusuk dari mereka bahwa soal latihan yang diberikan tempat bimbel mereka, sama persis dengan soal ujian. Hmm… sepertinya ada yang sudah melakukan pembocoran soal…😦

Angka tertinggi kudapat pada pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu delapan koma sekian. Aku ingat dulu setiap kali ujian, selalu ada soal esai dan mengarang. Pada ujian kali itu, setiap peserta diberikan kertas folio bergaris selain LJK. Kami diperintahkan untuk menulis sekitar (kalau tidak salah) minimal 150 kata (atau 500 ya?). Dari tema yang diberikan kita harus membuat kerangka karangan, lalu dikembangkan. Tentu saja karangan yang dibuat bukan tulisan fiksi ya.🙂

Nilai terbaikku selanjutnya adalah pada pelajaran matematika, hanya tujuh koma sekian. Seingatku dulu ujian matematika lah yang paling kunikmati saat mengerjakannya, entah jawabanku benar atau tidak. Kertas folio bergaris tempat aku menjawab soal esai lumayan dipenuhi jawaban. Soal yang paling lama dan terakhir kukerjakan adalah tentang mencari luas sebuah juring dalam lingkaran. Soal ini mestinya mudah ya, Sahabat? Tetapi aku lupa caranya. Hehe… *ngelirik Pak Mars😀

Nilai mata pelajaran yang lain hanya sekitar tujuh dan enam koma sekian. Alhamdulillah, meskipun Nilai Ebtanas Murni (NEM) tidak terlalu bagus, aku sangat bersyukur karena bisa lulus dan melanjutkan kuliah. Bagaimana dengan nilai ujian akhir Sahabat?

45 thoughts on “Nilai Ebtanas Murni (NEM)

  1. Hahahahah NEM aku pas jaman SD mbak Akin. Rata2 8,5. Ada 5 mapel. Hahahaha. Soalnya nggak rajin belajar. Pas SMP untung cuma 3 mapel asek asek. Nah jaman SMA udah NUN bukan NEM. Lagi-lagi 3 mapel. Alhamdulillah rata2 9. Hihihi wah saya muda banget berarti.

    Kaboooor

  2. Seingatku nilai ujian SMA ku lumayan. Lumayan jelek maksudnya..haha.. Yang dapat angka 5 koma itu Kimia..hikss.. Padahal kalo ujian harian kok nilaiku bagus ya..
    Nilai yang tinggi itu sama dengan Kaakin, yaitu Bahasa Indonesia, trus Sejarah, Biologi, PMP… Apalagi ya?
    Yang jelas Matematik cuma dapat 6 *ikutan lirik Pak Mars*😀

  3. Jaman saya belum ada NEM … (jiaaaaa lebih tua lagiiii …)

    Alhamdulillah rata-rata baik …
    kecualiiiiiii … Olah Raga …
    (belajar semalam suntuk juga nggak akan bisa nih … )

    salam saya Kak

  4. Nem pertama kali ada saat saya lulus SMP. Yang membuat saya senyam-senyum adalah nilai raport Agama saat SMP. Karena pas praktek shalat, saya groginya minta ampun sehingga dari awal tabiratulikhram saya hanya bisa menyebutkan kata Allohu Akbar, setelah itu sampai akhir ujian saya nggak bisa meneruskan kalimat. Otak terasa kosong, saking takutnya pada guru Agama. Inilah kenapa nilai agama saya di SMP jadi 5, dikiranya saya nggak pernah shalat. Hadeeuuh.

  5. iyaaa Kakaakiiin qta seangkatan nih… hihihi… NEMku jg memalukan,… wkwkwk…

    aku pernah “hampir” dpt merah jg Kak! Akuntansi! Ampun.. untung akuntansi nilaunya digabung sm ekonomi, jd ketolong deh… *parah*😛

    sampe sekarang aku msh nggak pandai itung2an uang, kak… krn blm akhir bulan kok gaji dah abis ya? wkwkwkwk…

  6. hahaha…kalau om enha ga ada NEM, zaman saya adalah angkatan yg pertama menggunakan NEM…dan hasilnya……wow….malu kasih tahunya…jauh dari angka normal…..hehehehe….ga mau lihat nilainya lagi….maluuu

  7. Nilai terendah saya adalah … Bahasa Indonesia! Kalau nggak salah di bawah 6. Tapi alhamdulillah saya malah jadi penulis sekarang. Coba kenapa bisa begitu? Hehehe ….

  8. NEM SD-ku 45,40 dengan lima mata pelajaran… Jadi, rata-rata 9,08..😀
    Yg SMP lupa, eh..
    Kalo SMA, jaman UN kyknya gak ada lagi istilah NEM.. Hasilnya lumayan juga.. Tiga mata pelajaran dapat 9, 9 dan 7..

    • Dulu masuk sekolah berdasarkan NEM ya. Alhamdulillah, aku juga bisa masuk SMA favorit, meskipun pada pengumuman penerimaan namaku berada di urutan 12 dari bawah😀

  9. NEM saya berapa ya? sudah lupa, hehe.. Yang jelas jaman saya dulu sudah marak ada bocor- bocoran gitu. Saya heran sama pers jaman sekarang, anak- anak SMP SMA kok malah takut sama uan, padahal itu kan gag jauh- jauh dari yang mereka perlajari. Kok kesannya berlebihan sekali dalam mengemas berita ketidak lulusan..😦

  10. Kayaknya anak2 jaman sekarang investasi dari orang tua untuk dapet nilai bagus juga mahal mbak.😀 masukin ke sekolah mahal (bagus). Uang sekolah aja udah mahal selangit, belum lagi les sana-sini.

  11. Bagusan dulu ya berarti mbak, anak anak sekarang keknya nilainya bagus bagus. Jarang liat temen yang nilainya dapet 5… Sekarang banyak dikatrol kali ya hehe.
    Jamanku SD namanya NUN, nilai ujian negara atau nasional gitu… Keliatan beda generasi ya kita ahahahaha

  12. Ebtanasnya ada 7 mata pelajaran, sama donk *yak, sama2 sudah berumur kita ya Kakaakin😀
    nilaiku dulu paling jelek kayaknya PMP atau bahasa Indonesia gitu, lima koma juga hi.hi.hi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s