Menganyam Rindu

Dalam Hujan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menganyam Rindu

Sekilat dingin menerkam
Mencabik hangat hingga porak poranda
Hujan yang meluruh kemudian
Menerbangkan jiwa hampa, kosong
Menghambur bayang yang lama menghilang

Berkabar angin engkau kan datang
Selingkar belah rotan dalam beludru biru
Menyisip bait gelisah
Menguntai manik harap sepi mengiba

Kala hadapku atasmu hanya sekejap menjelang
Kunanti kerjap lembut di setiap debar yang menggetar
Menganyam rindu di antara rinai yang terburai
Mengikat tak terikat
Melepas tak terlepas

Aku
Yang kuyup dalam rindu
Akanmu

_______________________________________

Puisi ini diikutsertakan dalam Giveaway Semua Tentang Puisi.

36 thoughts on “Menganyam Rindu

  1. Kala hadapku atasmu hanya sekejap menjelang
    Kunanti kerjap lembut di setiap debar yang menggetar
    Menganyam rindu di antara rinai yang terburai

    Sendu banget kesannya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s