My First Al-Qur’an

Al-Qur'an

Lihatlah gambar di atas. Sebuah Al-Qur’an yang kertasnya sudah tampak menguning. Tampak cukup tua, bukan?

Seingatku Al-Qur’an itulah yang pertama kali kugunakan saat mulai mengaji Al-Qur’an ‘besar’. Di kampungku ada istilah Al-Qur’an besar dan kecil. Al-Qur’an besar artinya mushaf pada umumnya. Sedangkan Al-Qur’an kecil adalah kitab yang hanya berisi Juz ‘Amma. Setelah khatam Al-Qur’an kecil, baru beranjak ke Al-Qur’an besar.

Al-Qur’an yang tampak pada gambar di atas berarti berusia sekitar hampir 30 tahun. Dulu keluargaku hanya memiliki Al-Qur’an itu yang dibaca secara bergantian. Hingga kini, emak masih menggunakan Al-Qur’an itu. Sedangkan aku lebih memilih mushaf yang berukuran lebih kecil dengan terjemahan.

Penunjuk bacaan yang dipakai emak adalah kayu manis yang lurus dan tidak terlalu besar, seperti halnya yang dulu sering aku dan teman-temanku pakai saat belajar mengaji dengan guru ngaji. Aku kurang tahu, apakah di daerah lain juga ada yang menggunakan kayu manis sebagai penunjuk.🙂

Bagaimana dengan Sahabat? Apakah masih menyimpan Al-Qur’an yang cukup ‘berumur’?

15 thoughts on “My First Al-Qur’an

  1. sama Kin, dulu Alquran eMak juga yang spt itu.. selalu dibawa klo belajar ngaji ke surau pak Umar.

    sekarang pakenya yang kecil mungil dan terjemahan.. jangan2 juga samaan bentuknya dgn punya Akin😛

  2. Jaman saya kecil selalu di wanti2 berwudlu dulu sebelum pegang Al Qur’an, bahkan Qur’an kecil sekalipun (di desa saya juga ada istilah Qur’an Kecil itu)
    ===================
    Al Qur’an lama peninggalan Bapak berada ditempat kakak saya, dan masih dipakai sampai sekarang

  3. Di rumah Mamah ada Ka, al Qur’an yg dibawa Bapak pas seserahan waktu nikah, udah menguning juga, udah jarang dibaca coz pasti bersin2 kalau dibuka halamannya hihihihi.

  4. wah… sepertinya sudah tidak ada lagi mbak… dulu sampulnya dah ilang dan ada beberapa halaman yang robek…

    saya juga lebih suka yang kecil, simpel dan mudah dibawa. nanti kalo buat nikah pake AlQuran standar saja😀

  5. Masih Mbak,heheheh
    Cuman Al-Qur’an yang sudah berumur itu sekarang ada di rumah ortu
    sekarang aku pakenya Al-Qur’an yang mahar nikah

    Mbak Akin apa kabar? Semoga bahagia selamanya

  6. Yang cukup berumur ?
    mmm rasanya tidak …

    Sekarang kami … dan juga anak-anak … punyanyai yang ada terjemahannya …
    Guru ngajinya anak-anak … menyarankan demikian agar lebih bisa diamalkan

    Salam saya Kakaakin

  7. Sepertinya istilah Al-Qur’an besar dan kecil juga sama didaerahku,,, Meskipun badanku relatif lebih kecil dari beberapa temanku, namun aku sudah lebih tinggi tingkatannya karena sudah sampai Qur’an besar terlebih dahulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s