Sebuah Dongeng di Dalam Mimpi

Sebuah layar putih dibentang. Proyektor perlahan dinyalakan.

Pada suatu ketika… adalah kalimat pembuka yang sangat tepat, karena ini adalah pertunjukan sebuah dongeng. Proyektor mulai memutar gambar-gambar indah. 

(Ilustrasi musik dengan irama lembut berkumandang mengiring setiap gerak pada layar)

Lalu siapakah yang menjadi tokoh pada cerita ini?

Ini adalah sebuah dongeng. Siapa lagi yang pantas sebagai pemeran utama selain seorang putri. Sang putri memimpikan seorang pangeran akan datang menjemputnya untuk dibawa ke istana Sang Pangeran.

Sumber

Kabar seorang putri baik hati yang sedang mencari pangerannya tersebar luas ke seluruh negri. Datanglah beberapa orang pangeran yang berniat mendekati Sang Putri.

Sang Putri mengingat baik-baik pesan ibundanya, bahwa agama haruslah menjadi ukuran utama dalam memilih seorang pendamping. Lalu di antara pangeran-pangeran itu, Sang Putri memilih seorang yang ia harap dapat menjadi raja yang baik di istana mereka kelak.

Seorang pangeran pilihan Sang Putri itu tidak seberapa tampan, namun baik hatinya, taat beragamanya dan ternyata telah jatuh hati pada Sang Putri. Pangeran kemudian berkata pada Sang Putri, bahwa ia telah menemukan putri impiannya. Sang Pangeran akan kembali dan membawa berita gembira itu ke kerajaannya.

Sang Putri sangat gembira. Siang dan malam ia mengkhayalkan hidup bahagia bersama pangerannya. Sang Pangeran yang akan menjadi raja di istananya. Kemudian pangeran atau putri kecil akan hadir di antara mereka. Ah, sang Putri tak sabar menantikan kedatangan kembali Sang Pangeran.

Sekian waktu berlalu…

(Ilustrasi musik berganti dari nada lembut ke nada yang agak keras dan menegangkan)

Sang Pangeran tiada tiba di istana Sang Putri. Alih-alih Sang Pangeran yang datang, seorang utusan datang menemui Sang Putri.

Utusan tersebut membawa berita bahwa keluarga pangeran tidak menyetujui pangeran yang berniat menyunting Sang Putri. Alasan yang diungkapkan adalah karena saat ini keadaan kerajaan Sang Pangeran sedang tidak stabil. Sang Pangeran ditugasi menyelesaikan permasalahan kerajaannya terlebih dahulu dalam waktu yang tak dapat ditentukan. Sang Pangeran tak dapat membantah keputusan keluarga kerajaannya.

Sang Putri tertunduk sedih. Seorang pangeran impian, lepas dari genggamannya. Mimpinya tentang raja, pangeran dan putri kecil serta istana yang bahagia, segera memudar.

Hari demi haripun berlalu. Sang Putri selalu tampak tersenyum pada orang di sekitarnya, namun sesungguhnya ia menyimpan segala kedukaan di dalam dada.

Hingga suatu hari Sang Putri yang baik hati tersadar. Setelah melewati masa perenungan dari balik tirai jendela kamarnya, atau di setiap titik yang menetes di atas sajadahnya, ia berusaha untuk bangkit.

Sang Putri berusaha mengambil hikmah dari kejadian yang menimpanya. Ia harus bersabar, berdo’a dan berikhtiar. Ia tidak boleh patah semangat. Ia yakin bahwa Sang Maha Penciptanya telah menyediakan seorang pangeran lain yang lebih baik. Atau mungkin saja nantinya ia akan tetap berjodoh dengan Sang Pangeran impiannya itu? Hanya Sang Maha Pemilik Rahasialah yang Maha Tahu.

T A M A T

Daftar Pemeran Utama :

Sang Putri Yang Baik Hati:mrgreen:

Sang Pangeran😉

Sumber

_______________________________________

Kakaakin berpartisipasi dalam ‘Saweran Kecebong 3 Warna’ yang didalangi oleh Jeng SoesJeng DewiJeng Nia, disponsori oleh Jeng Anggie, Desa Boneka, dan Kios108.

33 thoughts on “Sebuah Dongeng di Dalam Mimpi

  1. aihhh … awalnya saya mo bilang, mo bikin buku cerita anak mba?
    turun ke bawah eh …. kok dewasa? xixixi ….
    makin ke bawah lagi eh …. jebule kontes? Wkwkkwkwkwk …
    seeppp ketepu saya mba! manteb!

    semoga menang kontesnya ya, biar Pakde menyon hahahahaha

    *berharap pakde ga kesini*

    • Hehe… ilustrasi doang tuh pangerannya. Tapi kalo ada yang kek gitu sih, boleh juga😆
      Aku sengaja nulis kisahku dalam bentuk gini, supaya bisa bercerita dengan ringan dan mengalir. Soale kalo ditulis secara gamblang, bisa2 mewek jadinya. Gak kelar2 deh.🙂

  2. Hmm cerita ini mrip sekali dengan postingan yang lalu,,alurnya sama dan isinya bermakna…semoga Sang Putri yang baik hati bisa segera mendapatkan sang pangeran yang baik pula, tapi bukan seprti gambar kartun diatas lo Kak hehehe

    Salam

  3. Mak Cebong 1 datang dan membaca dengan seksama. Hidup memang sebuah drama yang sudah diatur dengan baik oleh Sang Sutradara. Kita tinggal menjalaninya. Semoga sang puteri yang baik hati itu kelak akan mendapatkan yang terbaik diantara yang baik🙂

    Terima kasih atas partisipasinya, sudah dicatat sebagai peserta di Buku Besar Keluarga Cebong😀

  4. Saleum.
    saya sudah duduk mantep sambil ngopi untuk mendengar dongeng itu, lanjut mbak… lanjut mbak…. teriak saya dari sebuah sudut ruangan. hehehe…
    saleum dmilano

  5. Psstt…Ka…Ka…tolong sampaikan ke tuan putri nan jelita itu ya, ada si pangeran yang jauuuh lebih segalanya sedang menantinya, di situ tuuuh, di tikungan jalan situ, dia sedang menuju ke istana sang putri😉

  6. Ka Akin, maap Mak cebong 3 baru bertandang. Dan serius, ini tulisan daleeeemmmm bangeth🙂

    Saya yakin akan ada Pangeran lain yang lebih baik dari Pangeran sebelumnya, menanti Sang Putri. Saya berdoa semoga undangan merah jambu (ato warna lain??) bisa segera dikirimkan ke Miri. Tar kalo kami ga bisa dateng, kadonya ajah yah yang nyampe Samarinda🙂

    Thanks atas partisipasinya Ka. Sok atu disikat 2 kategori laen yang masih menanti🙂

  7. Maafkan Mak cebong 2 baru berkunjung……ditulis seperti ini aja aku koq nangis yachh…jd inget diri sendiri soale…..yakin aja satu saat nanti ada pangeran lain yg akan datang menjemput sang putri…..tetap berdoa dan berusaha….

    Terimakasih ka atas partisipasinya…sdh tercatat sbg peserta…

  8. malam kak akin.. ini cerita nyata yang diungkapkan seperti bentuk fiksi ya.. hahaha.. hebat euy, memakai sudut pandang penceritaan yang lain. moga menang sama sawerannya.

    yak, pasti Allah sudah menyiapkan pangeran yang terbaik. tetap semangaaat!!!

  9. Semoga hikmah dari kejadian dapat di petik dan menjadikan sang putri lebih tegar menghadapi penantian yang semoga segera berakhir dan menemukan pangeran yang lebih baik dari pemilihan hati. karena apa yang diberikan itulah yang terbaik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s