Mancing Mania

Mengenai kegiatan memancing, sebenarnya aku kurang suka. Dikarenakan dulu umpan yang dipakai untuk memancing adalah cacing, sedangkan aku sangat geli terhadap cacing. Terakhir kali aku memancing adalah saat aku KKN di salah satu desa transmigrasi di daerah Kutai Kartanegara. Lumayan, saat itu aku mendapatkan ikan haruan berukuran sedang. Tentu saja yang memasangkan umpan adalah temanku. Sepertinya kini umpan untuk memancing sudah bervariasi, namun aku tetap tak punya waktu untuk memancing.

Semalam salah seorang omku datang mengantarkan beberapa ekor ikan laut yang ukurannya lumayan besar. Ikan itu berasal dari bos kantornya yang punya hobi memancing. Dengan menggunakan kapal motor, bosnya serta beberapa orang lainnya memancing di laut, selama beberapa hari. Terkadang hasil yang diperoleh mencapai hitungan ton. Ikan-ikan tersebut bukan untuk dijual, namun untuk konsumsi pribadi dan dibagikan ke keluarga dan anak buahnya. Omku jadi kecipratan hasilnya. Karena yang didapat omku cukup banyak, beliau kemudian membagikan ke keluarga lainnya.

Bergaya a la mancing mania

Lumayan. Ada 2 ekor ikan trakulu, seekor kakap merah, seekor cakalang dan seekor lagi ikan yang aku tak tahu namanya. Karena aku sedang berada di rumah tante, jadinya aku yang bertugas menyiangi ikan-ikan (lumayan) besar ini. Kulakukan dengan senang hati, apalagi bila membayangkan masakan yang bisa dibuat dari ikan-ikan itu. Bisa jadi berupa sayur asam kepala ikan kakap, ikan bumbu merah, belum lagi ikan bakar atau pepes. #ngiler

Supaya saat menyiangi, dapur dan pakaian tidak terkotori oleh darah ikan yang memercik, aku memasukkan ikan ke dalam freezer. Tunggu hingga ikan setengah membeku. Atau bila ikan sudah sangat membeku, diamkan dulu beberapa saat, sampai dapat dipotong dengan mudah.

Alat tempur😀

Benda-benda diatas bukan untuk tawuran ya. Benda- benda yang terdiri dari parang, pisau dan palu serta talenan itu kugunakan untuk membersihkan dan memotong ikan. Talenan itu terbuat dari kayu pohon nangka. Aku dapat bocoran dari tukang ikan di pasar, bahwa talenan yang bagus dan kuat terbuat dari kayu pohon nangka. Kemudian parang tajam itu kugunakan untuk memotong-motong ikan. Karena di rumah kami tidak punya pisau daging, jadinya kami menggunakan parang multi fungsi itu untuk menyiang ikan atau ayam. Palu untuk apa? Palu kugunakan untuk memukul punggung parang saat memotong ikan, karena bagian tulang ikan itu sangat keras.

Alhamdulillah, ikan yang (lumayan) besar, bisa dipotong dengan mudah. Setelah dicuci, beberapa potong kubawa ke rumah ibu dan lainnya dimasukkan ke wadah, lalu disimpan di freezer.

Ikan trakulu yang sudah dipotong-potong

Saatnya kita pesta ikan!:mrgreen:

Lumayan… Meskipun tidak ikutan mancing mania, tapi ikutan kebagian ikan hasil pancingan😀

Ngomong-ngomong soal ikan, jadi teringat dengan Mbak Erry, yang merupakan musuh bebuyutan si ikan, eh…atau sebaliknya ya??😀

34 thoughts on “Mancing Mania

  1. ei buset itu peralatan perang melawan ikan kok serem amat
    kayak dah mo tawuran aja sih mba ….😀
    enak dong yah
    ga ikut capeknya tapi ikut manennya hehehe

  2. meski bukan hasil usaha sendiri tapi manteb juga yah kalo dapet ikan segedem-gedem gitu, aiih seumur-umur mancing belom pernah dapet ikan yang segede itu.

    mancing dilaut ya?.. karena biasanya ikan laut emang gede-gede.. ngebayangin aja apa kapalnya nggak guling karena hasilnya sampe ton-tonan

  3. asyik deh Kin.. berdihkan ikan aja bisa jadi posting menarik..

    mancing ikan di laut itu asyiknya bisa dapat ikan gede, alm papa pernah dapat ikan cakalang yang setinggi adekku, waktu kelas 3

  4. Ingat mancing mania …
    saya ingat acara di televisi …

    dan di dalam acara itu …
    kata-kata pengantarnya hanya DUA …
    yaitu …

    Strike … (saat umpan pancing kena sasaran)
    Mantap … (saat si pemancing dapet ikan )

    (Acara kok isinya cuma Strike sama Mantap doang …)(hhehehe)

    Salam saya Kak

    • saya termasuk yang nda pernah liat acara ini.🙂

      Tak jauh dari tempat tinggal saya ada kolam pemancingan yang selalu ramai setiap hari libur. Yang saya nda bisa mengerti, mereka yang memancing di situ harus membayar sejumlah uang dengan hasil yang tidak bisa dipastikan / untung-untungan ( seperti judi? wallohualam, pasti mereka bilang; bukan! tapi saya bilang; dimana bedanya?) yang jelas, kalau memang hobi, lebih aman jika mancing di tempat yang nda perlu bayar.

  5. Ikannya gede-gede amir..Dan pasti dagingnya manis sebab masih segar bugar..Saya selalu takjub pada kesabaran orang2 yang pergi memancing..Tapi kalau dapat tangkapan seperti diatas, jadi ngerti mengapa mereka kecanduan Kak🙂

  6. sama kak,,
    saya juga paling gak suka sama kegiatan memancing,,,
    tp bukan karena umpannya itu, tp ya karena ga suka aja..
    tp kalau mancingnya di laut sih sepertinya menarik juga untuk dicoba..😀

  7. hal memancing saya teringat penulis novel yang sudah terkenal, Ahmad Tohari konon hobinya mancing, dan ketika saya membaca Orang-Orang Proyek rasanya orang tua yang suka mancing dalam novel itu menurutku seperti itulah kebiasaan sang penulis

  8. Saya juga suka mancing dikarenakan saya kurang sabar dalam hal menunggu…saya cukup jadi bagian penikmat hasil pancingan saja 8)

  9. MasterChef 2 akan segera kembali ke layar televisi anda. Jika anda berdomisili di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) berumur 18 tahun ke atas dan jago masak silahkan daftarkan diri anda segera.

    Hubungi saya Feridian di 021-72801001 (bisa langsung datang ke kantor fremantlemedia di Jl. Barito 2 no 3 Kebayoran baru) atau email ke feridian_adv02@yahoo.com. **(tulis nama, umur, pekerjaan, no telepon)

    terimakasih

    *** boleh kok di sebar ke temen temennya yang jago masak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s