Perempuan Berpupur Dingin

Pada foto yang kuikutkan dalam kontes Hari Ibu, ada beberapa sahabat yang menanyakan mengenai warna putih pada kulit perempuan yang ada di foto tersebut. Warna putih itu adalah semacam pupur (bedak). Setahuku, di Kaltim dan Kalsel disebut ‘pupur dingin’ atau ‘bedak dingin’. Biasanya dipakai oleh perempuan (tak jarang juga laki-laki) untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, atau untuk mengatasi jerawat dan bintik hitam di kulit. 

Perhatikan wajahnya🙂

Dulu almarhum nenekku membuat sendiri pupur ini. Beras yang direndam beberapa hari, kemudian ditumbuk dan ditambah bahan-bahan lain. Kemudian adonan beras tersebut dibentuk bulatan kecil, lalu dijemur. Saat akan memakai, ambil sebutir pupur dingin, lalu dicampur dengan sedikit air. Sapukan ke wajah atau seluruh bagian tubuh yang terpapar sinar matahari. Karena pupur ini dicampur dengan air, jadi ada juga yang menyebutnya ‘pupur basah’.

Kini di pasaran banyak pula tersedia pupur dingin yang sudah jadi. Tanpa repot membuat sendiri, kita bisa langsung membelinya. Kulihat di warung ibuku juga tersedia pupur dingin ini dalam kemasan. Pupur dingin ini pernah pula kumuat dalam tulisanku yang ini saat Kota Samarinda sedang panas-panasnya. Menurut komentar yang masuk, ternyata di daerah lain juga ada yang mengenal pupur (bedak) dingin ini, namun dengan sebutan yang berbeda.

So, this is the mysterious girl.:mrgreen:

Ow ow siapa dia...😀

26 thoughts on “Perempuan Berpupur Dingin

      • Salam. Saya ada keperluan nih, bisa minta tolong min, beritahu saya informasi dimna letak atau lokasi pembuatan bedak dingin yang ada disamarinda ya. Soalnya mau diliput sama staisun televisi singapure. Hubungi saya jika ada yang tahu no. 082350839220

  1. aku dulu pernah bikin sendiri juga sewaktu remaja, diajari ibu yang pernah ke manado, kata ibu dulu di Manado jg begitu, msh ga ya skrg? itu ka akin ya yg foto paling bawah

  2. mbak yang manis, kalo di Sumatera Barat (Padang/Bukittinggi) para wanitanya dirumah biasa tuh pake bedak dingin. Bahkan keluar rumah juga santai aja. Di Jakarta banyak dijual yang udah jadi, tapi nyarinya harus di tukang kembang lho. (bukan di flower-shop, tapi tukang kembang buat nyekar itu).

  3. di bukik bedak ini disebut ‘badak bareh’.. meskipun di bukik udaranya dingin tapi para gadis jaman dulu juga pake bedak ini untuk kecantikan.🙂

  4. aku dulu mah pake untuk obat jerawat..he..he…,
    beli kemasan dari pabrik2 jamu itu…
    kalau di kalimantan memang orang2 berani ya make bedak dingin keluar rumah …

    di Bengkulu nyebutnya bedak bereh …, ada lagunya pulak

    uncu perak bebedak bereh
    duduk di berando menunggu pak uncu balek

  5. Hehehe banyak pekerja di nursery kalo kerja pada pake pupur dingin ini dlu Mba. jadi pas ketemu jangan kaget bin jantungan ngeliat ada orang pake bedak tebel2 trus putiiihh. Awalnya gw sempet kaget, tapi setelah lama2 jadi terbiasa deh. Cuma ga berani nyoba meski ditawarin pake berkali2, karena muka gw sensitif hehehe

  6. di medan sini juga ada. tapi sekarang2 sih udah nggak ada atau jarang yang pake. sebutannya gak jauh beda, bedak dingin. waktu kecil saya selalu penasaran sama butiran seperti pil berwarna putih dan kekuningan yang dijual di warung2. akhirnya saya tahu apa gunanya.

  7. Di daerahku juga ada bedak dingin ini…kalau tak buat sendiri bisa beli, berupa bulatan-bulatan kecil. Dulu, yang terkenal merk nya “Yayi”…entah sekarang apa masih ada, karena saya sendiri jarang pulkam, sejak ayah ibu tiada.

  8. Sudah jarang sih mbak melihat perempuan berpupur dingin seperti itu di kota. Tapi yang aku ingat ketika masih jaman SD SMP dulu, masih banyak lho orang2 baik laki atau perempuan yang menggunakan pupur dingin dan dengan pedenya berjalan di keramaian pada terik matahari yang panas. Kalau tidak salah dulu terkenalnya produk bedak dingin cap galuh licin🙂

  9. maf kakak,,, saya ada tugas kuliah mengenai bedak dingin seperti yg kk ceritakan,,, kira2 kakak tau tidak dimna bedak itu di produksi,,, ya smacam home industrinya begitu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s