Kawasan Citra Niaga Masih Menjadi Andalan

Menyusuri kawasan Citra Niaga, salah satu komplek pertokoan terkenal di Kota Samarinda, selalu menjadi hal yang menyenangkan. Kawasan yang kini memang kalah pamor dibanding mal-mal yang ada di kota ini, namun  tetap menjadi pilihan bagiku dan banyak orang. Salah satunya karena unsur nostalgia. Seperti halnya yang ingin kulakukan pada suatu sore beberapa hari yang lalu, saat sepeda motorku harus ‘opname’ di salah satu bengkel besar di Jl. Gajah Mada, aku memutuskan berjalan kaki dari bengkel menuju Citra Niaga. Sebenarnya aku bisa menggunakan moda transportasi angkot atau warga Samarinda biasa menyebutnya taksi. Namun rasanya sore itu sangat pas dinikmati dengan menyusuri jalan, menjadi semacam napak tilas. Lagipula jaraknya memang tak seberapa jauh. Continue reading

Perempuan Berpupur Dingin

Pada foto yang kuikutkan dalam kontes Hari Ibu, ada beberapa sahabat yang menanyakan mengenai warna putih pada kulit perempuan yang ada di foto tersebut. Warna putih itu adalah semacam pupur (bedak). Setahuku, di Kaltim dan Kalsel disebut ‘pupur dingin’ atau ‘bedak dingin’. Biasanya dipakai oleh perempuan (tak jarang juga laki-laki) untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, atau untuk mengatasi jerawat dan bintik hitam di kulit.  Continue reading