Kopdar dengan Putri Usagi, Gelap dan Tanpa Makan-makan

Akhirnya kesampaian juga semalam bertemu dengan Putri Rizkia, pemilik blog mylitleusagi, yang kebetulan sedang berada di Samarinda. Sebuah kopdar yang unik, karena kami bertemu di malam Jum’at, di bawah pohon ketapang dan di tepi sungai Mahakam. Yang lebih spesialnya lagi adalah kami kopdar dalam gelap! Penerangan yang kami dapatkan hanyalah bias-bias dari kendaraan yang lalu lalang dan curahan cahaya rembulan. Jadi, perbincangan kami dihiasi oleh rasa was-was akan tercebur ke sungai yang sedang pasang, atau hewan-hewan yang kemungkinan ingin bergabung dengan kami.😀

Diawali dengan saling berkirim pesan singkat, aku dan Putri berjanji bertemu di hotel tempat dia menginap. Tak lupa Muammar juga diajak untuk kopdar. Kebetulan aku berangkat dari rumah emak di Samarinda Seberang, aku mampir untuk menculik mengajak Uchi. Sekitar pukul 20.30 WITA aku dan Uchi tiba di hotel. Ternyata Muam sudah duluan sampai. Putri memang belum tiba, karena ia harus makan malam dulu dengan rekan-rekannya. Tak lama kemudian Putri tiba dan satu hal yang kuingat saat melihat Putri adalah pesan singkat dari Om Vyan RH, yang menyarankan agar aku menyiapkan headphone saat berdekatan dengan Putri.:mrgreen:

“Tempat yang dulu waktu Mbak kopdar dengan Oyen.”

Kurang lebih itulah yang diucapkan Putri saat kami memutuskan untuk menikmati Kota Samarinda di waktu malam. Tepian sungai Mahakam, dengan view Masjid Islamic Center. Sayang sekali suasana taman tanpa penerangan, bahkan cahaya petromaks dari pedagang jagung bakarpun tak ada. Namun ternyata suasana temaram ini tak menyurutkan semangat kami berempat untuk berbincang-bincang. Semakin lama, serangan nyamuk mulai berdatangan. Tanpa terasa, waktu menunjukkan beberapa menit sebelum pukul 23.00 WITA. Kami kemudian mengantar Putri kembali ke hotel.

Tak lupa, mampir berfoto di depan Islamic Center. Dibantu peneranan dari sorotan lampu depan sepeda motor Muam😀

Entah mengapa, tepian Mahakam cenderung selalu dibiarkan gelap tanpa lampu taman. Padahal suasana gelap seperti itu biasanya menjadi tempat orang untuk berbuat hal negatif. Terlebih lagi, kami jadinya tak mendapatkan cahaya untuk berfoto-foto ria. Saat tiba di hotel, barulah kami mendapatkan cahaya lumayan. Karena tak ada siapapun yang bisa dijadikan tripod, terpaksa kami ber-selca ria.

Ki-ka, Muam, Uchi, Putri, aku. Bukti kopdar... Meskipun wajahku hanya tampak separuh😀

Usai berfoto-foto di samping lobi, aku, Muam dan Uchi kemudian berpamitan dengan Putri. Sangat menyenangkan berbincang-bincang dengan Putri yang periang. Semoga lain kali bisa bertemu lagi dengan Putri dan kopdar sambil makan-makan, karena semalam pertemuan kami tanpa mengunyah.:mrgreen:

Malam semakin larut saat aku dan Uchi melintasi jembatan Mahakam untuk kembali ke Samarinda Seberang. Semalam adalah kopdar yang paling larut yang pernah kualami.

Yes, this is the beauty of blogging ~ Om NH.🙂

_______________________

Maaf ya, Sahabat. Aku belum bisa blogging dengan efektif, karena emak baru pulang haji, di rumah sedang banyak tamu. #alasan:mrgreen:

44 thoughts on “Kopdar dengan Putri Usagi, Gelap dan Tanpa Makan-makan

  1. waaaaaaaaaaaa… ada Izkia si sailormoon disana… pasti seru banget ya kak..🙂

    walaupun wajahmu hanya separo, tetep manis kok kak..🙂

    salam buat Sabblog (Sahabat Blogger) di Samarinda…

  2. wekekekeke….. diculik😄
    baru turun dari bus kantor langsung di todong kopdaran =D
    Tapi seneng bisa ketemu ma usagi tanpa tongkat bulan =D
    rame walo cuma berempat dan gelap2an ahahaha….

  3. weee, ternyata mas muam paling ganteng disana.. hahahahaha

    dhe lupa udah kenal atau belum ma mbak putri.. kenalan lagi dah, salam kenal mbak putri.. si kaka cantik mo kenalan juga gk sama cewek manis dari Palembang?? hahahaha😛

  4. udah tanpa makan, gelap-geapan, di Malam Jumat, di bawah pohon ketapang…
    takutnya nanti dari Sungai Mahakam muncul mayat..hiiiiii….
    tapi bener-bener unik yah mba…kopdar sampe pukul 23.30 wita…
    hehehehe…

  5. Kopdar sampai malam begitu, anak 2 gadis ini berani amar? Pulangnya aman ksn?
    Kirim salam sama emak, alhamdulillah, sehar kan Kin,
    Semoga jadi hajjah mabrur

  6. Hihihi.. kopdarnya unik banget ya Kak!

    it’s one of a kind..😀

    ohya, Kakaakin selamat ya udah terpilih oleh para juri sbg salah satu pemenang Gurindam Muharam. ditunggu alamat dll-nya ya Kak! makasih😀

  7. Haaaa haaaa haa haaa
    Kopdar tengah malam
    Di pinggir sungai mahakam,,
    Tadi pagi aku lewat di tempat yg kita kopdar,, tempatnya bagus itu,,,
    Sayang kemarin gelap ya,,

    Kapan kapan kita kopdar lagi,,
    Untung kemarin yg foto di depan hotel itu gak di omelin satpam ya,,

    Thank you mbak akin,, mbak uchi,, dan muam,,
    Postingannya nyusul ya,,

    Setiap kopdar punya cerita,n btw kuping gak budeg kan :p

  8. Akhirnya ketemu juga … wah seru gelap2an tanpa makan2… walaupun ketchut tapi beauty of blogging berjalan…😀😀
    **untung pake telinga cadangan ya..😀

  9. aiiih, indahnya…biar gelap asal hangat…
    jadi pgn juga ke samarinda…ktemu semua bloger samarinda. muam itu ternyata sekantor ama saya kak, cuma dia di samarinda. usagi juga kntornya dekat kantor saya..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s