Ampul

So close no matter how far
Couldn’t be much more from the heart…

Lantunan Nothing Else Matters dari Metallica menggema di kamar itu.

Senja menyusup perlahan, mengantarkan Tata yang mulai terhanyut. Tak ada nyeri.

Tata menempelkan plester di lengan kirinya. Tak lupa meja belajarnya dibersihkan dari perkakas yang telah digunakannya tadi.

Tak ingin ibu melihatnya.

Setengah saja.

Mulai dari setengah saja dulu, kata Rino, temannya.

Itu dulu. Kini Tata telah menggunakan 1. Ia perlu 1 penuh.

Tak ada nyeri. Yang ada kedamaian. Tak ada omelan ibu. Tak ada amarah bapak.

Tak ada wajah sinis dosen pembimbing.

Tata terbaring diatas ranjangnya. Hanyut. Ia tak peduli jempol tangan kanannya tergores patahan ampul tadi.

Sebuah ampul bertuliskan DIAZEPAM.

Suara Metallica lamat-lamat hilang dari pendengaran Tata.

Never cared for what they say
Never cared for games they play
Never cared for what they do
Never cared for what they know
And I know

38 thoughts on “Ampul

  1. 😛

    Kin, itu si Tata gak ngambil persediaan di lemari obat puskes kan ya..?
    _______________
    Kaka Akin : Hahaha… saya lupa nanya tuh, Bundo.😀

  2. kasihan juga ya, kadang ngga ngerti sama orang ngelakuin hal seperti itu, mengejar kedamaian semu dan sesaat.
    _______________
    Kaka Akin : Bodoh banget lah…

  3. serem mba ceritanya..membayangkan bagaimana jempol tergores ampul sambing mendengarkan metalica…
    hehehehe😀
    _______________
    Kaka Akin : tanganku pernah tergores ampul soale…😀

  4. Ternyata kalo gak hati-hati bisa luka juga sama ampul ya?
    _______________
    Kaka Akin : Hehe… lebih aman kalau pake pelindung pas matahin ampulnya😀

  5. Nyimak artikel nya aja mas bro🙂

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    blog disave

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.
    _______________
    Kaka Akin : Makasih udah mampir. Insya Allah akan ngunjungin balik🙂

  6. asyik euy cersupennya..cerita super pendek😀
    ampul itu botol kaca yang imut itu ya, kaka akin??
    _______________
    Kaka Akin : Hehe… Mirip flash fiction kan…🙂
    Yups, Mama Rani bener banget😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s