Merajuk di Sudut Sepi

Hujan di luar sana sudah berhenti
Namun sisa dingin masih meresap
Bergulir tiada harap dapat berhenti
Sebait lagu yang lalu menusuk
Menyentuh setiap kepingan yang terburai
Tak tersembuhkan tak tersatukan
Tak guna cemburu pada tanah basah akan hujan
Rembulan yang indah di kala purnama
Menggenggam erat tiada daya
Mengais di diri lalu kemanakah pergi
Biarkanlah sejenak
Nikmati sepi ini…

_____________________________

Ehm… akhirnya ngakak sendiri saat membaca sesuatu seperti puisi diatas. Ingin seperti Arr Rian yang pandai berpuisi, namun apa daya, diriku tak pandai-pandai jua :mrgreen: