Keripik Iblis

Lagi-lagi aku menulis tentang keripik singkong yang berasa pedas. Kali ini adalah tentang ‘Keripik Iblis‘ yang juga berasal dari Bandung, sama halnya dengan Keripik Galau dan Keripik Maicih. Agak bergidik juga saat mendengar namanya, iblis gitu loh. Kok sepertinya lebih parah dibanding keripik setan ya. Hayo… lebih mengerikan mana antara ‘setan’ dan ‘iblis’??:mrgreen:

Adik sepupuku, Mae, yang lumayan suka belanja online, memesan keripik iblis dari Bandung. Siang tadi tibalah sebuah kotak yang mirip tampilan ipad. Namun aku heran, mengapa kotak itu sudah terbuka pada bagian atasnya ya?? Siapakah yang membukanya? Apakah orang itu penasaran dengan isinya? Tapi syukurlah, jumlahnya isinya masih sesuai dengan yang dipesan oleh Mae yaitu 4 bungkus keripik iblis.

Bagian atas kemasan yang sudah terbuka😦

Kreatif juga yang mendesain kotak kemasan luar keripik iblis ini. Tampak tampilan halaman utama Google dengan tulisan ‘Keripik Iblis’ pada kolom pencarian😀

Setelah Mae pulang kerja di sore hari, barulah kami mencicipi keripik pedas ini. Tulisan di kotak keripik yang dipesan Mae ini adalah level 8. Saat dulu aku makan Keripik Maicih level 10, aku masih bisa tahan. Kupikir, level 8-nya keripik ini palingan kurang lebih saja rasa pedasnya dengan level 10-nya Maicih.

Karena namanya adalah ‘Keripik Iblis’, tak lupa baca bismillah dulu saat akan memakannya. Haha… memang sudah seharusnya kaleee:mrgreen:

Lalu bagaimanakah rasa keripik iblis level 8??

Kepingan keripik pertama masuk ke mulut… Mendadak suasana hening sesaat. Kemudian lusinan petasan terasa meledak di mulut😯 Ternyata oh ternyata… Sensasi pedasnya luar biasa (bagiku). Rasa pedas itu membekas dan terus meresap ke lidah, seolah-olah rasa pedas itu akan terus bertahan disitu hingga akhir waktu. *ungu mode: on*😛

Akhirnya, belum genap 10 kali jemariku mencomot kepingan keripik dari kemasannya, aku sudah mengibarkan bendera putih. Ampuun deh. Aku menyerah saja:mrgreen:

Bagi Sahabat yang menyukai sensasi keripik pedas yang benar-benar pedas, aku merekomendasikan Keripik Iblis ini. Mudah-mudahan nggak bikin mules ya… Hehe…😀

59 thoughts on “Keripik Iblis

  1. Kalo saya sih masalah biasa tuh non. Saya putra Lombok asli (Sasak Tulen) jadi sudah terbiasa dengan yang pedas-pedas. ditunggu paketannya. he. he . . .

  2. Keripik ???
    Oh No … Oh No …
    Tidaaaakkkk …

    (tiba-tiba gigi terasa ngilu ?)
    (emang kenapa Om ?)
    (aaahhh pake ditanya lagi ,,,)

    Salam saya Kak …

    Yang jelas kemasannya boleh juga tuh … kreatip sekali …
    (bayar royalty ke Google nggak ya ?)

  3. widih bungkusannya mantap unik banget ya. keripik aja di bungkus bagus gitu😀.

    kalau saya pernah coba keripik maicih itu, pedes luar biasa padahal level 3. emang gak doyan pedes sih, cuman penasaran aja. keripiknya mah biasa aja sih ya. cuman khasiat bumbu pedesnya aja yang ngebedain.

  4. biasanya saya tahan sama yang pedas2 tp keripik iblis ini ampun deh…. kemarin saya makan yang level 8, tahan sih cm malamnya maag saya lgs narik trus saya jd muntah , sanking pedasnya maag kita pun ga tahan, so hati-hati kalo nyoba yang level 8 aja uda gini apalagi level 10 OMG………………..
    just sharing pengalaman saja hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s