Subhanallah…

Untuk kesekian kalinya aku membantu bidan di tempat kerjaku dalam menolong persalinan. Subhanallah… Aku selalu merasa takjub saat menyaksikan proses persalinan.🙂

Orang-orang yang ada di kamar bersalin berukuran 3×4 meter itu merasa tegang, tidak terkecuali bidan dan aku. Kepala bayi yang maju mundur di muara jalan lahir itu membuat gemas saja. Dengan lembut temanku itu memberi instruksi pada ibu untuk terus mengejan sambung-menyambung. Dzikir dan do’a sayup-sayup terdengar, memohon kepada Allah agar dimudahkan dalam mengeluarkan kepala bayi yang merupakan bagian terbesar dari bayi.

Ucapan alhamdulillah menggema seisi ruangan saat bayi lahir keseluruhan. Bayi menangis dengan nyaringnya, namun seisi ruangan tertawa bahagia menyambutnya😀 Seorang gadis kecil lahir, sesuai dengan harapan kedua orang tuanya yang menginginkan anak perempuan.

Rasanya sungguh terlalu bila ada ibu yang menyia-nyiakan anaknya. Melahirkan anak bukanlah perkara yang mudah. Seorang ibu harus berjuang sekuat tenaga agar dapat mengeluarkan anak dari rahimnya dan mengantarkannya berjumpa dengan dunia luar yang indah.

Yang lebih terlalu lagi adalah bila anak menjadi durhaka pada kepada orang tua, terutama ibunya. Betapa ibu telah susah payah mengandung, kemudian melahirkan. Belum lagi merawat dan membesarkannya.

Semoga kita semua adalah anak-anak yang menyayangi dan hormat kepada kedua orang tua kita🙂

Eits, pinjam si gadis kecil sebentar ya… Tante Akin mau foto bareng:mrgreen:

Akin and the pink baby😀

37 thoughts on “Subhanallah…

  1. Proses yang berat inilah yg menjadi alasan mengapa ibu yg melahirkan kemudian meninggal dunia disebut sebagai syahid yg langsung masuk sorga, sebagaimana wafatnya para pejuang di medan perang..

    Semoga kita semua menyadari posisi masing-masing dan menghargainya; anak menghormati ibu yang melahirkannya dan ibu menjaga dg sebaik-baiknya amanah yg Allah titipkan kepadanya..🙂

    • Bener banget ya, Da…
      Saat persalinan (normal) itu sepertinya sang ibu sedang meregang nyawa🙂
      Semoga tak akan ada lagi bayi yang ditemukan di tempat sampah atau tempat yang tak pantas lainnya…

  2. Berapa banyak bakti yang telah kita berikan kepada orang tua kita. Terkadang kita lupa, merasa sudah lebih dari sebelumnya
    seberapapun yang kita berikan kepada orang tua kita tidak akan dapat membelas kasih sayang mereka

    semoga lancar dan berkah kegiatan membantu orang lain mbak
    salam dari pamekasan madura

  3. Yang lebih terlalu lagi adalah bila anak menjadi durhaka pada kepada orang tua, terutama ibunya.

    Betul sekali kakaakin …

    Mari kita hormati dan sayangi kedua orang tua kita

    Salam saya Kak

  4. Makanya surga itu ada ditelapak kaki Ibu karena prosesnya juga membutuhkan pengorbanan…

    Hmmm…itu foto si Ummi nya ya hehehe,,,benar kata Uncle sudah waktunya tuh gendong baby…

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Akin…

    Membaca pengalaman mbak, mengingatkan saya yang melalui pengalaman tersebut. Sungguh luar biasa penciptaan Allah dari tiada kepada ada. Mudahan semua anak bisa mengerti pengorbanan hidup mati yang ibunya lakukan untuk sebuah kelahiran suci.

    benar mbak, jangan sekali2 menyia-yiakan anugerah Allah jika diberikan kepada kita kerana masih ramai lagi yang merindui kehadirannya untuk kebahagiaan dan kesempurnaan hidup.

    Senang menatap foto mbak bersama bayi pink di atas. Bayi selalu membuat kita ceria dan hilang duka tika menatapnya. Semoga Allah menganjari mbak dan teman2 yang selalu sabar dalam membantu proses kelahiran seorang manusia di muka bumi ini. Aamiin.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  6. dengan menolong bidan membantu persalinan, jadi lebih menghargai yah…

    subhanallah, ada hikmah yang bisa dipetik dari kejadian itu.

    mungkin anak yang durhaka kayak gitu perlu sekali-sekali diajak buat nolongin melahirkan sama ibu-ibu deh, biar berempati dikit😛

    betewe, lama bener deh aah saya ngga mampir sini. Sekalian mumpung masih suasana idul fitri, mohon maaf lahir batin kalo selama ini banyak salah-salah komen dan tindakan yang tidak menyenangkan ^_^

  7. Subhanallah Kakaakin…
    jadi paramedis, insya Allah dekat dgn keajaiban ciptaan Allah yah Kak…
    apalagi bisa mengambil hikmah dari tugas yg dikerjakan,,,

    posting yg sangat inspiratif kak… sy jd teringat Mama saya… ^_^

  8. dengan melihat kejadian persalinan secara langsung, semakin kita sadar , bagaimana selayaknya kita berlaku pd ortu terutama ibu, yg benar2 berjuang utk melahirkan, membesarkan dan mendidik kita hingga seperti sekarang .

    bunda pernah juga membantu kelahiran salah seorang penumpang dipesawat beberapa tahun yg lalu, Kak

    semoga kita semua menjadi anak2 yg hormat dan bakti pd kedua ortu ,aamiin
    salam

  9. bener ka….melahirkan normal itu perjuangan antara hidup dan mati……sampai skrang sy masih ingat banget proses melahirkan duo ina…..hmmm smoga anak2ku kelak menjadi anak yg berbakti kepada kedua orangtuanya…aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s