Apakah Anda Diperbudak Blog?

Beberapa waktu yang lalu aku berbincang-bincang dengan seorang sahabat di dunia maya. “Aku jadi budak si blog”, kata pembukaan dari Si M yang mengejutkanku. Berikut adalah potongan percakapan kami.

M: Tambah goblog aja nih aku

kaka_akin: Hmm…

M: Dari itu jd termotivasi untuk:

M: 1. Posting rutin

M: 2. Bewe

M: 3. Baca tulisan org

M: Sehingga:

M: 1. Lupa waktu

M: 2. Lalai dg hal2 yg lbh pnting dr smua itu

M: 3. Tak smpat memperbaiki interaksi nyata

M: 4. Ibadah jd berkurang

M: 5. merusak mata lama2

Meskipun ada hal positif drinya, sprti:

M: 1. Tambah wawasan

M: 2. Kenal bnyk org d dunia maya

M: 3. Menyebarkan dakwah

M: 4. Info lbh update

M: Tapi, smua itu sungguh melelahkan jk kita menuruti hawa nafsu

M: Jadi….

M: Saya putuskan untuk memperlakukan blog sewajarnya saja

Hmm… Aku jadi berfikir. Apakah aku telah diperbudak oleh blog?

Bagaimana dengan Sahabat sekalian?

50 thoughts on “Apakah Anda Diperbudak Blog?

  1. kayaknya nyaris…
    tp sekarang udh ga terlalu setia dg blog, masih banyak yg harus dikerjain

    setuju utk memperlakukan sewajarnya .. pokoknya yang sedang-sedang aja deh!

  2. saya mah kalo ngeblog pas jam-jam santai aja kak, ngeblog itu sebagai sarana menghilangkan kejenuhan dari aktifitas dunia nyata.. dan dunia nyata tetep yang utama..

  3. aku juga sempat merasa seperti itu
    jadi ketika komputerku sakit, gak bisa dipake ngeblog….
    sedih sih, kangen sama blog. cuma disatu sisi… bersyukur juga terbebas dari perbudakan blog. hehehe

    apapun yang TERLALU memang gak baik
    termasuk juga kebiasan ngeblog yang terlalu menyita waktu

  4. hahaha.. tergantung darimana cara pandangnya sih.. jika melihat waktu tersita untuk melakukan banyak hal yang lebih penting, itu berarti diperbudak. jika nggak yaa nggak masalah.

    asal jangan jadi beban aja… do it with passion beibeeh..

  5. iya… jika melakukan semuanya terpaksa…
    ngelakuin bw..karena gak enak selalu di bw-in orang…
    jadinya ngerasa bersalah kalau gak bw balik..

    posting tiap hari karena gak enak kalao gak posting
    ntar orang yang berkunjung gak nemu tulisan baru..

    kalau ngelakuin nya udah ada motivasi.. “karena” bisa jdi di perbudak mbak,,karena jatohnya gak nyaman…

    kalau aku ngelakuinnya ya karena pengen ngelakuin aja,,gak mau karena terpaksa atau apapun itu..🙂

  6. Sejauh ini saya tidak merasa -mudah-mudahan tidak akan pernah – diperbudak blog. Bagaimanapun ada prioritas dan prosentase yang harus dipertimbangkan agar satu manfaat tidak menggugurkan manfaat yang lain.

  7. ALhamdulillah ga sampe diperbudak, dulu ketika ditahun2 awal memang hampir diperbudak.. sekarang sudah mulai balance…, walau ttp tiap hari hrs ngeblog, ngapdet blog yg jadi ladang $$ hehe…
    Salam sukses & Piss,

  8. wadduh gawat neh. harus segera ngurangi kebiasaan ngeblog neh.
    kita diajarkan untuk tidak berlebih-lebihan kan mba?

  9. Mmmm… Kalau saya pribadi merasa nggak diperbudak sama blog. Tapi maaf, kalau bisa ngatur waktu, ngeblog bisa jadi ssuatu yg menyenangkan kok, tanpa harus mengorbankan hal-hal lainnya, hehe….

    Salam kenal. Kunjungan perdana, nih🙂

  10. kalau saya blog adalah pelarian justru:mrgreen: tidak ada kewajiban posting rutin sih soalnya enggak di bayar😆 kalau rajin posting sehari sekali, kalau malas sebulan belum tentu sekali😀 yang jelas saya kecanduan blogwalking. seneng aja gitu baca pemikiran orang-orang biasa bukan profesor yang kadang enggak ngerti tulisannya apaaaaan hehehe …

  11. Jika saya banyak menulis…artinya lagi stres, ide buntu…setelah menulis, cair lagi….dan kerja.
    Jika sibuk kerja, tak sempat menulis.
    Menulislah hanya jika ada waktu…saya biasanya mengusahakan seminggu sekali menulis satu postingan, walau kadang kurang atau malah lebih sering, tergantung situasi. Bagaimanapun dunia nyata lebih menarik, banyak teman, dan kita dapat uang dari dunia nyata kan? Kecuali untuk yang memang bekerja melalui internet…itupun tak selalu berkaitan dengan blog.

  12. ikut merenung setelah membaca postingan ini

    hmmm…
    kalo saya berusaha untuk membuat jadwal
    misalnya, ngeblog hanya hari ini dan ini
    dengan demikian, postingan juga bisa terjaga
    tidak kalo lagi suka, seriiing sekali
    bila lagi ga mud, hilaaaang…. dari blog.

  13. Saya tetap harus mendahulukan urusan keluarga dari blog. Anak masih kecil dan butuh perhatian jadi tak bisa terus2an nongkrong di depan laptop…. Jadi kalau ada waktu di kantor (dan itu juga jarang) barulah disempetin ngeblog. Yah tak bisa posting tiap hari jg tak apalah, yg penting tetap diurus😀

  14. pernah merasakan hal yang sama, hampir di perbudak oleh blog tapi akhinrya menyadari dan menjadikan blog sebagai budak dan saya rajanya hehehe

    maksudnya blog sebagai alat saja bukan yang utama..

  15. kalo aku ngeblog pas di kantor aja….klo dirumah mana sempatt…keburu anak2 pada menghilang…..

    (dd walu sekrang ngga bisa lihat pintu pagar terbuka…tau2 udah dijalan hiks…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s