Tutup, Petugas Sedang Berbuka Puasa

Tadi adalah pertama kali aku buka puasa di puskesmas dalam Ramadhan ini. Teman-teman sepakat untuk memasang pengumuman seperti gambar diatas saat waktu magrib tiba, supaya kami bisa konsen berbuka dan kemudian sholat magrib.

Selama ini cenderung banyak pasien yang datang berobat di seputaran magrib, sekitar pukul 18.00 wita dan seterusnya. Insya Allah dengan adanya pemberitahuan tersebut, pasien kami harapkan bisa memaklumi dan mau menunggu bila memang kasusnya tak mendesak. Namun bila mendesak, akan segera kami layani🙂

Lihatlah… Bukankah perlu waktu khusus tanpa gangguan, untuk memakan semua kue itu?😆

39 thoughts on “Tutup, Petugas Sedang Berbuka Puasa

  1. Saya suka kalimat terakhirnya, “Namun bila mendesak, akan segera kami layani”. Siipp banget tapi mendesak bagi pasien beda dengan mbak akin tentunya😆 . Yo wes selamat berbuka dan berjaga, semoga tidak ada pasien yang terlantar.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  2. Mungkin sebaiknya berbukanya bergantian saja, Mbak. Misal mbak Akin jam lima, teman-temannya jam enam. Ups! tentu saja tidak bisa, saya hanya bercanda.🙂

    Maksudnya begini, berbuka itu kan tidak harus langsung makan besar, cukup sekedar membatalkan puasa dengan minum atau sedikit makanan ringan. Tapi bagiamanapun caranya, Mbak Akin dan konco-konco pasti sudah menemukan solusi yang tidak merugikan salah satu pihak. Dan kalaupun ada sedikit kekurangan pelayanan saat berbuka, saya rasa pasienpun akan maklum.

  3. Waaaa…
    Banyak banget kuenya …
    hehehe …

    dan lagi kok ya pasien justru datang magrib itu lho …
    apa ndak ada waktu yang lain …🙂

    Salam saya Kakaakin

  4. Aku salut sama Bapak-Ibu yang bertugas di puskesmas atau rumah sakit, waktu anakku sakit dan harus opname di rumah sakit mereka mencuri-curi waktu untuk buka puasa saat Maghrib, maklum pasien ngga bisa ditinggalkan apalagi dalam keadaan darurat. Selamat berbuka Kaka Akin

  5. semoga pasiennya bisa mengerti dan yang darurat tetap terlayani dengan baik, atau sekalian aja pasiennya diajak buka bersama dan shalat maghrib berjamaah…😀

  6. Emang betul banget tuh mbak. Perlu dikasi pemberitahuan, biar mereka juga tahu dan terbiasa. Dan kitanya juga bisa lebih tenang berbuka dan sholat-nya… .
    Selamat bertugas mbak

  7. temanku juga ngeluh kok sakitnya gatal2 aja ngetok puskes jam 2 malam, dan itupun gatal2nya udah dari pagi, he.he..
    kalau pagi antri katanya

  8. Hehehe….di Jakarta tak ada pemberitahuan seperti itu…tapi kalau pas Magrib, pasien juga keluar untuk makan, dokter dan perawat ikut istirahat juga untuk makan dan sholat Magrib.

  9. hmmm … klo yg sakit perlu perawatan Cito! … gmn dunk 😦
    serba salah juga jadinya – mangkanya bulan Ramadhan jangan pd sakit ya … petugas perlu buka puasa plus ibadah yg yg tenang …😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s