Keripik Maicih

Tadi pagi saat aku baru mau pulang jaga malam, temanku yang baru habis liburan di Bandung datang. Bila dahulu oleh-oleh jajanan standar dari Bandung biasanya Kartika Sari atau brownies kukus Amanda. Kini ada perubahan, yaitu beralih ke keripik pedas. Aku juga tak mengerti, mengapa keripik pedas ini bisa booming banget ya??😀 Keripik yang menjadi oleh-oleh kali ini tak lain dan tak bukan adalah keripik Maicih, yang sedang menjadi buah bibir dimana-mana.😀

Kata temanku, waktu di Bandung, ribet nyari tempat yang jual keripik ini. Untung saja dia bisa nemuin di seputaran Dago, sehingga bisa memenuhi hasrat penasaran para teman yang begitu dahaga akan rasa pedas yang menggigit. Hehe… lebay kuadrat. Dan dua bungkus keripik Maicih mendarat di atas meja perawat, yaitu level 5 dan 10.

Pertama kali aku melihat penampilan keripik ini, ternyata sama saja dengan penampilan keripik galau yang menggunakan bumbu serbuk. Yang kurasakan terlebih dahulu adalah level 5, enak dan lumayan pedas. Aku masih bisa tahan, karena aku termasuk yang tidak terlalu tahan pedas dibanding teman-temanku yang lain. Kemudian kucicipi yang level 10, ternyata… aku juga masih bisa tahan tanpa buru-buru nyari air minum! Wah, berarti keripik maicih nggak terlalu pedas dong??

Hehehe… Entahlah… Mungkin saja lidahku telah meningkat level ketahanannya terhadap makanan pedas:mrgreen:

Sebenarnya beberapa orang temanku lebih memilih makan yang level 5 dibanding level 10, karena lidahnya tak tahan. Ada pula yang menghindari level 10 karena khawatir bila penyakit tipesnya kambuh.😀

Ronney (temanku) berpesan : Terserah mau makan yang level manapun, asalkan jangan mendzolimi diri sendiri… Kalau habis makan keripik pedas terus tipesnya kambuh atau terkena diare, itukan namanya dzolim… hehe…😀

__________________________

Ehm… Aku suka dengan rasa keripik maicih ini, tapi sayang banget nggak bisa kubawa pulang. Soale mesti bagi-bagi sama teman-teman yang lain, hehe…😀

49 thoughts on “Keripik Maicih

  1. iya, kemarin awal tahun ke bandung juga sempet beli,, temen yang kasih saran, Cuman pas hari itu yang level 10 gak ada. Katanya sih limited edition jadi gak setiap hari dijual mana pas rame banget… sebenarnya gak kepedesan sih kak,,, tetapi larinya ke perut kadang…

    • Sekarang sedang ngetrend makanan dengan rasa pedas yang diberi level2 seperti itu😀
      Di kota saya ada yang namanya mie pedes mampus dengan rasa pedas yang nendang banget😀 (tapi belum pernah nyoba sih…)

  2. kalo dari Bandung – brownies kukus Amanda, kalo dari Palembang – pempek Amanda.. hahahahaha..😛

    kalo temen2 mbak pada gk tahan pedes, kirim ke dhe aja gimana??

  3. Aku mungkin tidak terlalu percaya dengan jargon ‘oleh-oleh andalan daerah’ karena setelah beberapa kali mencoba oleh-oleh dari beberapa daerah, ternyata rasanya biasa-biasa aja tida seheboh yang dibicarakan orang.
    Tapi yah namanya selera tiap orang pasti beda ya kan.

  4. Hoalaaah…
    Semua orang bicara tentang Maicih ini. Kayaknya aku pengen nyobain juga deh hahahaa..
    Dimana bisa beli ya. Apa dijual bebas di supermarket?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s