Suntik

Kemarin aku dan rekanku tersenyum oleh ulah seorang pasien. Biasanya pasien yang ingin berobat di UGD tempat kerjaku, langsung kami minta untuk berbaring di bed UGD. Sambil diperiksa tanda-tanda vital (tekanan darah, suhu, denyut nadi, pernapasan), salah seorang rekan akan menanyai tentang keluhannya (anamnesis).

Pasien ini adalah seorang pemuda. Dengan penampilan khas orang sakit (emang gimana tuh??:mrgreen: ), dia mengatakan ingin berobat.

“Silakan baring, Mas. Saya periksa dulu ya.” Kataku sambil bersiap memasang alat pengukur tekanan darah di lengannya.

“Saya nggak mau disuntik, Mbak.” Mas itu masih berdiri dengan bersandar di tepi bed.

“Iya. Sekarang silakan baring dulu, biar saya periksa.” Kataku sambil tersenyum. Kemudian ia berbaring di bed UGD.

“Saya nggak mau disuntik, Mbak.” Ulangnya lagi.

“Iya. Saya cuma mau periksa aja kok” sahutku. Berarti orang ini sangat takut disuntik, pikirku.

Kuselesaikan tugasku mengukur ini itu, baru kemudian dokter kami memeriksa pasien.  Saat itu masih juga terucap dari mulutnya agar ia tidak disuntik. Aku dan rekan-rekan tersenyum mendengar pintanya yang berulang-ulang itu.🙂

“Nggak. Ini nggak perlu disuntik, nanti saya kasih obat minum saja.” Kata Bu Dokter menjelaskan.😀

Ada-ada saja tingkah pasien berkaitan masalah disuntik atau tak disuntik. Pernah pula kuposting disini dan disini. Tak jarang pula pasien yang langsung memelorotkan celana panjangnya dan menurunkan sedikit celana dalammya. Padahal kami hanya memintanya untuk berbaring saja agar dapat diperiksa, eh… malah mereka nunjukin bokong duluan. Sontak aja perawatnya kaget😆

Ada pula diantara rekan kerjaku yang sering minta suntik. Bila sakit, ia akan mencariku, minta agar aku yang menyuntiknya. Katanya sih kalau aku yang menyuntik, nggak terasa sakit. Ada juga rekan lain yang meminta aku untuk menyuntikkan suntikan KB dengan alasan yang sama, nggak terasa sakit bila aku yang menyuntik:mrgreen:

Disuntik?? Aku sih gak mau. Jika memungkinkan, aku lebih memilih minum obat ketimbang disuntik😀

________________________

Masih dilingkupi rasa M.A.L.A.S….😦

49 thoughts on “Suntik

    • Reaksi suntikan memang lebih cepat dibanding obat minum, misalnya pada pasien yang memerlukan tindakan yang cepat.
      Hehe.. minum obat juga gak enak ya…
      semoga kita sehat selalu😀

  1. aku juga paling ogah disuntik
    klo ke rumkit pasti reaksinya seperti pemuda itu
    blum2 udah ribut bilang, jangan disuntik ya sus/dok … pake please biar tambah melang eh melas😀
    tapi anehnya kata suami, saya yang takut sama jarum suntik malah berani donor darah heehehe sedangkan dia yang temen ama jarum suntik, ogah donor darah xixixi … ini masalahnya dimana coba hahahaha

    • Hahaha… aneh juga. Padahal jarum buat donor itu kan guedhe…
      Udah gitu jarumnya lumayan lama bertahan di kulit. Ngilu kan jadinya😀
      Berarti Nique lebih besar jiwa sosialnya, mengalahkan ketakutan pada jarum, hehe…

  2. Oooo … begitcu yaa …😉 … pastilah Akin orang yg baik hati …
    hmm … saya mau dunk di suntik Akin – tapi mahal diongkos, Jkt – Smrd pp (brp hrg tiketnya?) …😛

    • Hmm… kadang memang ada orang yang sungkan menunjukkan sedikit kulit bokongnya.. Padahal kan suntikan itu nggak melulu di bokong, kadang juga di tangan😀

  3. Iyaaaa…saya juga tetep ngeri kalo disuntik, mbak…di tangan atau di******, tetep aja seremnya…hehehe😀

    Eh, mbak kalo nyuntik ngga sakit?
    Kapan-kapan pengen nyobain ah…suntik neorobion aja yaaaa…😀

  4. Kalo saya sih rasanya udah bosan sama urusan disuntik -_-. Dulu pernah diopname di RS selama 11 hari. Gak keitung dah berapa kali nih tangan disuntik. Padahal waktu masih kecil takut banget klo disuntik, rasanya sakiiit banget.

    Eh iya, mbak ini perawat ya? salam kenal ya mbak🙂

  5. Hehehe…senang Akin mulai psoting suka duka di Puskesmas..pasti banyak yang bisa diceritakan. Bukankah Marga T cerita tentang dokter, perawat, dan tetap menarik?

    Kebiasaan pasien memang macam-macam ya…saya dulu kalau nggak disuntik rasanya belum berobat…padahal pas disuntik meringis…hehehe

  6. Salam Takzim
    Mohon bantuan do’anya buat bundadontworry semoga segera diangkat penyakitnya dan diberikan kesehatan yang sempurna ya
    Salam takzim batavusqu

  7. Kiiiiin…
    ternyata jadi emak emak tukang ojeg ituh menguras energi banget ya…hihihi…
    Tiap malam sakit sakit badan…mungkin belum biasa kali ya…padahal rit-nya cuman ke sekolahan nya Kayla doang…hihihi…

  8. saat akan disuntik yang jelas badan jadi tegang, dan menutup mata sambil nahan nafas …..
    tapi lihat cerita mbak akin, bisa juga tuh mbak akin yang nyuntik biar tidak sakit heeee

  9. Kalau aku, dari kecil udah biasa disuntik. Apalagi dulu kan jarum suntiknya masih yg gede itu hahahaa… jadi pasti deh pegel2..
    Cuma ya gak pernah ketakutan… soalnya yg nyuntik mami sendiri, jadi dah biasa.
    Sekarang jarang suntik karena jarang sakit juga… alhamdulillah..

  10. mukyaa … saya gg suka disuntik, soalnya pengalaman disuntik selalu berakhir jarumnya gg masuk2 katanya tangannya kekecilan, huh jadi makin sakit kan😦

    salam kenal ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s