Jemuran

 

 

Foto ini kuambil saat aku masih ‘kemping‘ di RSU Samboja. Hmm… pandanganku terpaku membaca sebuah papan larangan menjemur pakaian. Menurutku tak ada yang salah dengan kata-kata pada papan itu. Hanya saja yang membuatku heran adalah mengapa papan tersebut dipasang di bawah pohon sawit yang rindang. Memangnya ada ya orang yang dulu pernah menjemur pakaian di tempat teduh seperti itu??:mrgreen:

FYI, RSU Samboja mirip dengan RSUD A. Wahab Syahranie Samarinda yang menggunakan kelapa sawit sebagai tanaman penghijauan di sekitar lokasi rumah sakit.

Hmm… bener banget komen Mbak Bangau Putih pada postinganku yang ini,

sebaiknya hati2 klo mau nyuci and jemur pakaian di RS bersama dengan milik orang lain, bisa ketuker bahkan ilang #pengalaman pribadi

Karena oh karena… aku kehilangan sehelai cd saat turut menjemur pakaian di tempat yang telah disediakan rumah sakit😦

 

 

43 thoughts on “Jemuran

  1. Wowww …. saat kemping *cd – mu lenyap ..? 😉 … kok biasa ya?
    di curikah? 😦 … mungkinkah akan dijadikan koleksi ‘barang antik?

  2. Waduh kehilangan Kak ?

    Mungkin ada seseorang yang salah ambil ?
    Apakah jemuran tersebut dijadikan satu dengan jemuran milik sesama pengunjung/penjaga pasien di RS ?

    Salam saya Kak

  3. Heheee… plang sperti ini umum ditemukan di rumah sakit, terutama rumah sakit tipe B. Kalo di Padang, plang seperti ini dapat dengan mudah ditemui di RS M. Djamil.

    Tapi banyak juga yang melanggar kok, mungkin karena laundry nya nggak profesional aja kali ya… sehingga banyak yang menjemur di Pagar. Kalo mereka dilarang mnjemur di pagar, mereka bakal menjemur pakaian di lapangan rumput🙂

  4. Wahhh … saya pertamaxxxx di rumah @kin …😉

    Btw memang gak ada yang salah dengan kata-kata pada papan itu,
    yang menarik bagiku ‘pohon sawit tumbuh dekat RS itu milik siapa? Banyakkah?
    Soalnya kemaren saya ‘survey ke daerah ‘pohon sawitnya jauh dari pemukiman apalagi dari RS. Apakah pengelola RS Semboja juga mengelola ‘sawit? Kini memiliki kebon sawit … woiii … hasilnya menggiurkan – kantong saku cepat penuhnya … hahaha …

  5. astaghfirullah, cd hilang karena banyak peminatnya. salahmu sendiri cd kok dijemur, apa nggak sayang sama data-data yang tersimpan di dalamnya? hihi… komen paling oot.

    kemping udah selesai, ya? alhamdulillah, siapkan kembali jiwa raga untuk kembali ke dunia blog.

  6. Salam Takzim
    Biasanya yang suka jemur tuh perempuan kalau laki-laki ga pernah jemurin baju mbak, jadi papan itu untuk perempuan mbak
    Salam Takzim Batavusqu

  7. saya belum pernah lihat pengumuman antik begitu Kin,
    biasanya dilarang buang sampah ya😉
    btw mungkin yang ambil mau jadiin CDnya bajakan kali😀

  8. Hahahahaa……

    memang susah ya di rumahsakit tuh
    apalagi kalo yang di ICU, keluarga malah gak dikasi tempat gitu.
    hehehee

    setuju sama Mbak Ysalma.. mungkin ada yang mau menggandakan jadi cd bajakan
    heheheheeee

  9. Walah dari CD bisa dibuat sarana untuk berbuat kejahatan via dukun lho😆
    **ini bukan dari pengalaman pribadi lho**
    Btw, namanya dicampur dengan milik orang banyak mbak, tuntunya agak rawan ketukar.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  10. CD ya ori kah? klo ori ya pasti cepet ilang😀
    soale klo beli pasti mahal toh?
    enak juga nyuri, hehehe …

    btw punya secret admirer ya mba,sampe cd nya pun dicuri😛

  11. Ternyata maling CD ada di mana-mana yah… hihihi😛 Salah ambil kali yah? Sayangnya… apalagi kalau itu yang paling favorit, alias yang paling sering dipakai hehehe😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s