Badut

Dalam sebuah lingkungan pertemanan, biasanya masing-masing anggota mempunyai peran tertentu. Peran ini tentu saja tidak sengaja dibagi, namun terbentuk secara alami sesuai karakter masing-masing.

Contoh karakter-karakter tersebut antara lain karakter keibuan (kayak aku) yang akan berperan sebagai ibu penasehat dan membantu temannya yang sedang mengalami masalah. Kemudian ada yang berkarakter anak bawang, biasanya yang paling lemah dalam kelompok dan cenderung dilindungi.

Apakah Sahabat memiliki karakter ceria dan humoris?

Bila ada anggota kelompok yang memiliki karakter ceria dan humoris, dia bisa berperan sebagai pencair suasana, penceria atau penghibur. Jika ada teman yang sedang bersedih, Si Humoris ini biasanya bisa membuat temannya tersenyum kembali, entah dengan tingkah polah yang lucu atau candaan yang menimbulkan gelak tawa.

Si Penghibur inilah yang kusebut sebagai badut. Seperti yang kita tahu, badut berperan untuk menghibur, misalnya pada sebuah pesta ulang tahun. Kehadiran badut akan membuat suasana pesta lebih meriah. Aksi-aksinya yang lucu sangat menghibur. (Ini nggak berlaku bagi yang takut sama badut ya🙂 )

Apakah Sahabat adalah seorang badut dalam pergaulan? Badut disini hanya sebagai istilah perlambangan saja. Karena aku yakin tak semua orang mau dan suka disebut sebagai badut.🙂

Menjadi badut diantara teman-teman, tentu mempunyai kesenangan tersendiri. Sahabat tentu akan merasa bahagia bila dapat membuat mereka tersenyum, bahkan tertawa. Namun mesti diingat, kita ingin menghibur teman-teman, bukan membuat mereka menertawakan kita karena telah berbuat konyol.🙂

Lalu, bagaimanakah tips menjadi badut yang eylekhan?

Bila Sahabat suka meniru gaya orang lain, pilihlah orang yang ingin Sahabat tiru, namun bukan untuk mengolok-olok orang itu. Salah satu contoh yang kuambil adalah Norman yang meniru Shahruk Khan dan kita bisa melihat bagaimana ia berperan sebagai penghibur diantara teman-temannya. Atau mungkin ada diantara Sahabat yang merupakan penggemar Justin Bieber? Aku juga pernah tertawa saat ada teman yang gaya bicaranya meniru pembawa acara infotaiment di tv.

Bila Sahabat suka bertingkah lucu, lakukanlah hal yang tidak merendahkan diri sendiri. Misalnya, berlagak menjadi banci mungkin bisa membuat orang lain tertawa. Namun bagaimana bila imej banci itu melekat pada diri Sahabat? Khawatirnya lama kelamaan Sahabat akan dianggap banci. Menempelkan wajah ke kaca untuk menghibur teman yang ada di baliknya, sehingga wajah akan tampak lucu, mungkin bisa dicoba😀 (Ini adalah gaya favoritku:mrgreen: )

Mungkin ada diantara Sahabat yang ingin menambahkan?😀

 

 

42 thoughts on “Badut

  1. Ya, memang peran kita, walau kadang untuk lucu-lucu an, terkadang menjadi melekat.
    Jadi, dalam setiap tindakan tetap harus berhati-hati dalam menjaga perilaku kita, agar stigma yang menempel tidak merugikan.

    Bener banget, Bu. Mesti jaim juga🙂

  2. saya ndak bertingkah yang aneh-aneh tapi kata temen2 saya, kalo saya ndak ngantor tuh jadi sepi gitu Mbak, bisa disebut badut ndak?😀

    Haha… mungkin dirimu bersuara nyaring ya??😀

  3. aku tidak pernah melucu di antara teman-teman, mbak🙂 kyknya tips ini bisa nih diterapkan untuk belajar memulai ‘membadut’ hi..hi..

    Hehe… tapi hati-hati ya, Bumil. Pelan-pelan aja🙂

  4. Saya kurang bakat jadi badut yang menyenangkan. Meskipun kadang kala juga bisa membuat sedikit lelucon yang garing…
    hehehehe

    Nggak usah dipaksakan, Mas🙂
    Nggak perlu juga menirukan gaya Pongo supaya tampak lucu😀

  5. sebenarnya kehidupan kita sehari-hari tidaklepad dari peran badut (sebuah penampilan bohong yang hanya untuk menarik simpati orang), dan itu memang wajar kita lakukan. di saat bersedih, kita harus tetap tampil baik/menutupi kesedihan di hadapan orang. Apakah ini ukan slah satu peran badut?…
    Lihatlah badut-badut di televisi… artis, tokoh, pejabat dll, semua berusaha menampilkan wajah menarik di balik masalah mereka masing-masing😀

    blogger juga termasuk badut yach hehehe…

    Hmm… ternyata badut memiliki sisi yang tak tampak ya…🙂
    Kalau blogger sih… Hmm… badut apa bukan ya?? *garuk2 kepala*😀

  6. aku juga dulu punya temen ktr yg bisa mencairkan suasana…bisa berbaur dgn siapa aja dr OB sampai atasan….orangnya kocak abis……tiap ada meeting suasanan jadi ceria ngga membosankan…tapi begitu dia keluar berasa banget sepiinya……aku sampe nangis waktu dia pamit…….hmmm trnyata asyik juga yach kalo punya kepribadian sprti itu……

    Wah, sayang banget ya, Mbak…🙂

  7. peranku apa yah..aku ke ibuan eh itumah kaka Akin hehe..
    aku bisa badut juga,bisa jadi pendengar setia juga yng sellau memberikan saran ..

    Lucu emang,kalo ada temen yang sedih,nanti kalo kaka akin sedih aku hibur deh sambil joged ala briptu norman hhihih..

    Hahaha… dijamin saya bakalan ketawa tuh🙂

  8. Saya bukan Badut …
    Saya lebih memilih menyenangkan orang lain dengan cara yang lain …
    hehehe

    salam saya Kakaakin

    Om Trainer juga seorang penghibur, melalui lagu2 yang dimainkan🙂

  9. Sobat Sedjatee
    Terimakasih telah memberi dukungan pada tulisan kami
    Dukungan Sahabat telah memberi semangat pada kami
    Untuk memenangkan kontes menulis berantai Kecubung 3 Warna
    I’m nothing without you, salam sukses….

    sedj

    Selamat ya, Mas🙂
    nunggu traktirannya😀

  10. Hmm… saya sepertinya bukan tipe Badut kak, tapi dengan temen se-genk dulu, pasti kalo mau kemana2 ga akan jadi kalo saya ga ikut, ga rame katanya kalo ga ada Orin hehehe *narsis*

    Haha… jangan2 dirimu berperan sebagai yang tukang bayarin😆

  11. Hehehe, gw mah takut Ka kalo sama badut beneran.

    Yang pasti temen2 gw seh pada hepi2 ajah kalo ada dirikyu. Sebisa mungkin bikin orang hepi, tanpa meniru sesorang ato menyenggol2 urusan SARA🙂

    Hehe… jadi diri sendiri memang lebih utama, Mbak. Apalagi bila kita punya ciri khas tertentu🙂

  12. Membuat kelucuan meskipun hati sedang dilanda gundah gulana, itulah badut. Aku juga sering membuat kelakar di tempat kerja namun kalau di sebut badut aku juga bisa meradang:mrgreen:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Haha… badut biasanya gendut ya😀

  13. ih sumpah mbak aq pas ada yg mau ngeksis lewat youtube trus pake gaya ngondek abis lgsg deh klosing aja.alhasil sekarang kan di cekal kan…mending udah deh jd diri sendiri aje hehehe
    *maapkebawaemosiingetsedunia*

  14. Saya lebih sering menjadi orang yg pendiem kak😀
    tp klo ketemu orang yg ramee…hayoo deh kita menggila😀

    jadi saya ini sperti apa yah? *bingung xixix

  15. Wah…kalau saya bukan yang sebagai badutnya bu… lantaran saya orangnya serius banget sih. Tapi bisa nya ngomporin doank agar orang jadi badutnya….:-)

  16. aku bilang “badut” itu sebagai “matahari”
    matahari kan memancarkan sinarnya sendiri, ga tergantung pada sinar lain, jadi sang matahari ini yg bertugas untuk menghangatkan suasana. sedangkan aku hanyalah “bulan” yg menerima cahaya dari matahari tersebut.
    temen2ku semuanya adalah matahari. heheheh mereka bersinar dengan caranya masing2😀

  17. akan sangat menyenangkan apabila kita bisa menghibuar teman yang sedang kesusahan , membuat dia tersenyum kala sedih apalagi membuat dia tertawa, merukan suatu ibadah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s