Rahasia Kecil Kita

Sosok itu melambai-lambaikan tangannya ke arah simpatisan. Galih yang kebetulan lewat dalam perjalanan ke rumah sakit, hanya memandang dari tepi lapangan. Dia adalah Budi, sahabat Galih semasa kuliah Keperawatan dulu.

Banyak spanduk terpasang di sisi lapangan, bergambar wajah Budi bersama seseorang dan bertuliskan “Budiawan dan Ardiansyah, Calon Walikota dan Wakil Walikota Tepian Periode  2011-2016”. Rupanya sahabatnya itu memilih menggeluti politik dan tak menjadi perawat.

Ingatan Galih kembali ke masa mereka kuliah dulu, saat ia menemukan sosok Budi terkapar di kamar kosnya. Di sisinya ada jarum suntik dan patahan ampul Valium yang Budi curi dari lemari obat ruang ICU.

“Bud, sadar, Bud!” Ucap Galih sambil mengguncang-guncang badan Budi. Ia sangat lega saat bisa merasakan denyut nadi sahabatnya.

“Jangan bilang ortuku” kata Budi setelah sadar beberapa jam kemudian.

Kini Budi mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Galih hanya mendo’akan semoga Budi telah berubah dan dapat membuat kota kelahiran mereka menjadi lebih indah.

______________________________________________

Tulisan ini disertakan pada Kuis Cerpelai Persahabatan.

54 thoughts on “Rahasia Kecil Kita

  1. masa lalumu sgh suram, bud….
    Semoga stlh mnjd walikota kelak kau akan memberantas semua aktifitas Napza (narkotika-psikotropika-zat adiktif)…
    Dan yg tak kalah penting mamaakin memenangkan Cerpelai ini…amin.

    Semoga semua itu hanya menjadi bagian dari masa lalunya saja…🙂

  2. Salam kenal mbak. Sosok Budi ini cukup komplek, dari mulai pecandu, pencuri bahkan pembohong kepada ortu pula.
    Pemimpin seperti inilah yg membuat negara kita terus terpuruk !

    Serem banget ya, kalo beneran ada calon pemimpin yang seperti itu…🙂

  3. waduh,,masa lalu yang suram untuk seorang calon pemimpin,semoga benar-benar khusnul khotimah,karena setelah jadi pemimpin uang banyak,godaanpun banyak.

    Huhuhu… kalo duit banyak, jadi gampang beli shabu deh…😦

  4. Salam Takzim
    Meruak pagi ntuk menyongsong terik
    Merangkai hurup ntuk persembahan
    Demi menghindar dari beban
    ku sapa sahabat agar tetap semangat
    Salam Takzim Batavusqu

    Selamat datang, Pak Isro. Silakan dinikmati hidangan yang ada…🙂

  5. hahhaa..pengen ketawa dulu ahh..
    Mama Akin wakakkak…

    Cerpelainya menyentuhku..
    demam cerpelai nih,ngumpet ahh..*takut bang Aswi* hiihih..
    moga menang Mama Akin ..

    Hahaha… status saya belum berubah jadi mama-mama, Mbak…😀
    Cerpelai sedang berlompatan kemana2 nih…

  6. meskipun punya masa kelam pahit, kalau kita mau berubah ternyata bisa kan, semoga Budi memenangkan persaingan..

    Hehe… setiap orang punya masa lalu ya, Mbak…🙂

  7. resiko jadi perawat yang kurang Iman, valium, diazepam tersedia setiap saat tanpa harus bila yang siap disalah gunakan.
    Semoga si Budi benar2 insaf, menang pilkada dan menang kuisnya juga.

    Yups… di rumah sakit banyak banget tersedia obat2an psikotropika. Tapi tentu saja dijaga ketat…🙂

  8. Ayo Budi kita maen bol alageee🙂

    *ditampol ama yang punya blog kasih komen ko kaga nyambung!!*

    Sukses yah Mbakyu. Kalo menang pan tukang baso urat ikut kecipratan🙂

    Lumayan, bisa berapa mangkuk tuh…🙂

  9. semoga Budi sudah berubah dan tak tergoda lagi dengan masalalunya ya,, jadi pemimpin yang amanah kalo jadi,,
    menang ya Kin,, traktir durian yaa🙂

    Aamiinn… hehe, keburu gak musim lagi keknya…🙂

  10. ga jauh2 dengan dunia kedokteran🙂 good luck ya untuk ka akin

    Hehe… iya nih, Mbak…
    Habisnya gak terlalu mengerti masalah lain …🙂

  11. ada akin di kuis Bang Aswi
    jadi gentar untuk masuk arena…
    hehehe… semangaaaat..

    sedj

    Aahh… jangan merendah lah, Mas…:mrgreen:
    Justru aku yang tak mampu melawanmu😀

  12. Setahun jumialely [dot] com, dengan penuh penghargaan saya ucapkan Terima Kasih karena sahabat sudah pernah Menorehkan jejak cinta di rumah maya saya. I love You

    Selamat ya, Mba…🙂

  13. Assalaamu’alaikum wr.wb, Kakaakin…

    Senang dapat bersapa setelah lama mendiam diri di maya sahabat. Kisah lalu yang diharap bisa membantu sesiapa sahaja menyadari akan keburukan perbuatan tersebut. Perpindahan profesi tentu telah difikir dengan bijak dan saksama.

    Persahabatan tidak akan terjalin dengan satu pihak sahaja. Semoga menang kontesnya mbak.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.😀

    Terima kasih, Bunda…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s