Pria Berkaos Kuning

Tya membuka beberapa tab pada tampilan browsing-nya. Bila biasanya ia menggunakan kecepatan maksimal saat menekan keyboard, klik sana sini, meninggalkan komen disana-sini, tidak kali ini. Lagi-lagi penyakit em-a-el-a-es itu menyerbunya.

Fiuh… Tya merasa agak sulit menangkap kembali mood yang sedang down. Perlahan ia berusaha berselancar sedikit lagi sebelum mematikan laptopnya. Tiba-tiba sepetak gambar menghiasi layar 14 incinya. Continue reading