Terima Kasih, Telkom

Alhamdulillah, siang ini aku bisa beristirahat alias tidur siang. Tidur perlu dilakukan untuk menambal jam istirahat yang kurang akibat jaga malam, sekalian untuk bekal jaga lagi, malam ini. Saat enak-enaknya tidur siang hari ini, mendadak aku terbangun oleh suara orang mengetuk-ngetuk pagar rumah.

“Permisi… Telkom…” 

Bergegas aku keluar rumah dan membuka pagar, nggak pake acara cuci muka atau ngelap iler😀

Mobil petugas Telkom sudah parkir di depan rumah. Tampak dua orang petugas datang. Salah seorang dari mereka kemudian menanyakan apa keluhan kami. Langsung saja kujelaskan bahwa 2 hari yang lalu kabel-kabel yang berseliweran di atas jalan depan rumah ada yang putus, kemudian telpon dan internet tak bisa digunakan. Mereka manggut-manggut dan segera beraksi.

Menyampaikan keluhan ke Telkom hanya perlu menekan 147 dari pesawat telpon rumah. Kemudian mesin akan menginstruksikan untuk menekan tombol sesuai kebutuhan kita (Speedy atau telpon). Setelah tersambung ke operator, kita akan ditanya data dan keluhan. Sepertinya operator telpon untuk kode 147 ini berada di pusat, karena mereka selalu menanyakan kode wilayah telpon yang mengalami gangguan. Aku sudah beberapa kali menelpon ke 147, karena telpon rumah ibuku sering mengalami gangguan, sampai-sampai aku hampir hapal kata-kata baku yang selalu diucapkan operator😀

Untuk menyampaikan keluhan 2 hari yang lalu, aku meminta bantuan dari kakakku untuk menghubungi 147, karena panggilan ke 147 ini tak bisa dilakukan melalui ponsel. Sedangkan telpon rumah sedang bermasalah.

Salut banget! Aku tak mengira kalau pada tanggal merah atau hari libur nasional petugas Telkom tetap akan datang memenuhi panggilan pelanggan dan kemudian membereskan keluhan. Kirain petugas hanya akan datang pada hari kerja saja, atau tanggal hitam. Psstt… Nggak pake bayar-bayaran atau tips loh, karena sudah menjadi tugas mereka. Hal ini juga selalu diucapkan operator setiap kali kita melaporkan keluhan. Good!!

Alhamdulillah, telpon rumah sudah nyambung dan internet sudah bisa digunakan. Sekarang sudah bisa online lagi dan memulai blogwalking lagi (insya Allah)😀

31 thoughts on “Terima Kasih, Telkom

  1. Telkom memang Oke…
    Mau nggak Oke gimana, karena jaringan kabel satu2nya ya cuman Si Telkom itu…
    Tapi kita layak acungi jempol untuk layanan via 147.
    Selamat BW Mbak…

    Hehe… semoga yang ‘cuma satu2nya’ ini bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi ya, Pak…

  2. Wah.. asyik..
    Tapi, internet pake Telkom apa gak mahal bulanannya mbak?
    Hemm.. bisa tekor awak! wkwkw…😀

    Saya udah nyoba pake beberapa yang GSM, tapi jaringan di Kaltim masih super duper lemot. Jadi milih yang stabil aja deh🙂

  3. ya, moga aset nasional yang satu ini tidak dijual pula ke pengusaha asing….😀

    Loh?? bakal dijual juga ya??😦

  4. (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    Begini harusnya pelayanan yang diberikan kepada pelanggan…

    Bener banget, Mas. Bayangin aja kalau nunggu hari kerja dulu😀

  5. Alhamdulillah, lancar.
    Saya teringat tahun 1975, telepon di Balikpapan masih onthelan dan harus minta sentral dulu kalau mau tilpon.
    Saya kira tadi artikel untuk lomba di Telkom he he he.

    Salam hangat dari Surabaya

  6. alhamdulillah semua baik-baik saja… semoga di tiap daerah, pelayanan yang mereka berikan memang demikian ya…🙂

    Semoga semua petugasnya pada rajin…😀

  7. ohh kalau ada keluhan tekan 147 ya mbak???
    tapi di daerah sil sekarang telkom khususnya speedy lagi ga bersahabat…
    tiap sebentar mati..terus idup, mati lagi..
    ntar deh coba tekan 147 buat nyebutin keluhan…

    Bener, Sil… sampein aja keluhannya🙂

  8. Telkom emang memuaskan pelayanannya, saya juga di rumah pasang speddy kalo ada gangguan, cukup telepon 147 gak pake lama langsung deh datang petugas,,,
    Salam kenal dari saya🙂

  9. Hmmm.. dedikasi terhadap pelanggan sangat tinggi ya mbak… mungkin juga untuk tetap menjaga kesetiaan pelanggan, secara kan sekarang orang2 dah pake hape semua… jarang punya telpon rumah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s