Penjual Durian dan Foto Gayus

Awal tahun ini sangat berbeda dengan awal tahun lalu. Januari tahun lalu Kota Samarinda dihiasi oleh banyaknya tukang buah dadakan yang menjual buah musiman. Hampir setiap hari aku membeli durian dan buah-buahan eksotis lainnya. Saking seringnya membeli durian, aku sempat digodain sama penjual duriannya😀

Aku sempat membuat 2 buah postingan mengenai musim buah di Samarinda. Disini dan disitu.

Mengapa awal tahun ini begitu sepi dan tak ada musim buah? Beberapa orang kudengar berspekulasi. Ada yang mengatakan ‘karena sedang musim hujan, sehingga bakal buah rontok dari pohonnya’ atau ‘tahun ini pohonnya istirahat, karena tahun lalu sudah jor-joran’. Bahkan ada yang bilang ‘pohonnya ngambek’ :D Wallahua’lam.

Sebenarnya di sepanjang tepian sungai mahakam banyak terdapat penjual durian. Durian dan juga ada sedikit buah-buahan lain seperti cempedak, didatangkan dari luar daerah. Namun sudah bisa diduga, karena buahnya tidak terlalu banyak (bukan musimnya) harganya pasti mahhaal😦

Ngomong-ngomong soal penjual durian, coba Sahabat perhatikan gambar dibawah ini:

Foto diambil dari sini.

Foto diatas adalah salah satu rekayasa wajah Gayus Tambunan, selebriti kondang Indonesia saat ini. Pada foto itu, Gayus berubah menjadi penjual durian/tukang durian. Saat pertama kali memperhatikan foto tersebut ditayangkan salah satu stasiun tv swasta, aku sudah tahu gambar itu berasal dari mana. Foto itu adalah milikku yang kupajang pada postingan Musim Buah 2.

Inilah foto aslinya.

Aku jadi merasa khawatir, bila foto-foto yang kita pajang bakalan disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Hal serupa juga pernah ditulis oleh Mbak Dian disini. Bayangkan kalau gambar wajah kita ditempelkan pada gambar lain yang #@#$%#@!! Nauzubillah…

62 thoughts on “Penjual Durian dan Foto Gayus

  1. Hmm, memang menakutkan kalau kita membayangkan foto2 pribadi disalahgunakan oleh tangan2 tak bertanggung jawab untuk tujuan yg nggak baik. Semoga saja tidak.

    Bagaimana cara menghindarinya ya??

  2. Berarti foto yang kakak ambil sukses disalahgunakan orang ya:mrgreen:

    Kadang aku ada perasaan takut juga sih kalau memasang foto diri close up di blog atau jejaring sosial. Takutnya foto kita itu disalahgunakan untuk sesuatu yang tidak baik misalnya kejahatan. Pasti bakalan runyam urusannya.

    Oh ya, musim buah memang kayanya lagi sepi nih. Bisa jadi juga karena PKL buah di tepian udah mulai digusur nih🙂

    Kalo di fesbuk aku gak pernah lagi aplod foto diri. Tapi malahan di blog nih, diriku sering narsis😦
    Btw, tadi lumayan banyak tukang durian di Tepian, tapi malas nanya harganya ah… biasanya masih mahal🙂

  3. buah dan sayur lagi sepi mungkin karena lagi sering hujan abu karena gunung meletus, bunga pada pohon rusak jadi tidak jadi buah deeeeeehhhhhhhh

    Berarti memang kondisi alam yang kurang mendukung🙂

  4. makanya foto2 yang tampak jelas wajah keluarga kudelete dari blog ini Kin,
    ingat peristiwa dengan fotonya Yani dulu yang tiba2 mucul di tabloid

    buah nggak pada jadi mungkin karena musim hujan dan nagin kencang kalik, bunga2nya pada gugur

    Saya baru berniat menghapus foto diri juga nih, Mbak

  5. Wih, Denuzz kok jadi takut ya…
    Ntar foto cewek telanj*ng, wajahnya diganti wajah Denuzz…
    Tidaaak! Apa kata dunia!
    Hehehe…

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

    Haduh… bikin muntah aja… hoeks..😀

  6. Mudah-mudahan tidak ada yang meng-iseng-i foto kita ya Kak …

    Saya jadi kuatir juga nih

    salam saya Kak

    Ooommm… padalah kita sudah termasuk kumpulan yang doyan bernarsis ria tapi eylekhan kan, Om…😦

  7. wah, serem juga kalau foto keluarga dipake untuk tindakan yang tidak bertanggung jawab. Kalau cuma dicomot atau dipasang di tempat lain sih ga masalah. Tetapi kalau diedit yang ngga-ngga…

    Semoga saja hanya diedit yang iya iya…

  8. selamat pagi.

    karena itulah saya gak mau menampilkan wajah asli saya di internet secara umum (kecuali akun facebook),
    selain bisa digunakan untuk hal yg tidak baik,
    ntar bisa banyak yg ngefans😛

    tapi keren juga foto bikinannya kakaakin bisa nampang di TV (walau diedit wajahnya)😯

    kapan ya komik saya nampang di TV ?? hahaha

    Insya Allah komik alisnaik bakal nongol juga di TV🙂

  9. heheheh jadi takut ya kin, kasian banget si bapak penjual durian…. dibandingin gayus si bapak lebih mulia cari duit halal. kerjaan siapa sih ini, kemaren aku juga nemuin poto anak2 SD, salah satu mukanya di ganti sama muka gayus. parahhh

    Maklum, banyak yang kreatif😀

  10. Aduh mbak…foto yang sering saya lihat di TV ini rupanya dari foto di posting mbak ya…?
    Serem juga kalo foto pribadi wajah kita digabungkan dengan sesuatu yang aneh-aneh😦
    Eh mbak, seneng durian kan?
    Suami saya juga suka banget, dan disini kalo saya nyari durian harus ke Bandung…memang lagi susah, di toko buah yang biasanya bertumpuk-tumpuk aja adanya cuma satu dua kemasan foam, itu juga jelek-jelek…😀

    Biasanya durian yang udah lama dibuka rasanya bakalan kecut, Mbak..

  11. Assalaamu’alaikum mbak Akin…

    Mudahan kita semua selamat dan dilindungi Allah dari hal yang mendukacitakan.

    Di Sarawak, musim duriannya nggak menjadi mbak. kerana selalu hujan. Saya hanya beru sekali rasa buah durian. Harganya melambung tinggi dan sukar dicari.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    Wah, ternyata disana sama dengan di daerah saya ya, Bunda…
    Mungkin karena sama2 di Kalimantan🙂

  12. Foto yang mau kita pasang di blog ato FB dipasang watermark dulu mbak…jadi ngga bisa diambil se-enaknya sama orang lain. lihat dech foto-foto di blog aku, ada watermarknya “alqoernia.blogspot.com”

    Kalo di-watermark, nggak bakalan bisa diedit orang lain ya?

  13. klo yg dipajang foto gayus gapapa kali ya..emang dia khan punya 1000 wajah sampe bs bikin paspor palsu bolak-balik. salam kenal.

    Asalkan bukan wajah pribadi kita ya…
    Terima kasih atas kunjungannya🙂

  14. Memang sebaiknya foto wajah tidak terlalu banyak dipakai, karena selalu saja ada tangan usil di dunia maya.

    Semoga kita terlindung dari keusilan dunia maya🙂

  15. Salam Takzim
    walaupun itu bukan gayus aku langsung eneg makan duren nih kak
    Sehat selalu ya kak, tetap semangat walaupun profesi kita berbeda namun kita tetap saling bisa berbagi
    Salam Takzim Batavusqu

    Welkambek, Pak Isro😀

  16. Selamat siang …
    wah sigayus sekarang sudah beralih profesi … yah mendiangn bagus kerja seperti itu halal dan aman … heee.

    Tetep nggak aman, karena ada kemungkinan tertusuk duri😀

  17. kalo udah di watermark ngga akan bisa dihapus sama orang lain, Paling dia cuma berusaha nutup watermarknya supaya ngga kecaca orang….

    Pernah sih ngasih watermark ke foto2 yang kupajang, tapi sekarang lagi malas😀

  18. wew, hati2 aja kalo mau ngaplod foto2 pribadi,,jangan sampe disalahgunain.. kalo di facebook bisa di private jadi sedikit lebih aman kan ya..
    anyway, salam kenal ya mbak..

    Salam kenal juga😀

  19. Memang banyak banget orang2 kreatif dan mereka banyak banget waktunya yah….tetap berpikir positif aja semoga tidak digunakan untuk merugikan orang lain…. kaka akin sendiri merasa dirugikan ga??

    Sama sekali nggak merasa dirugikan untuk foto yang ini🙂

  20. yang pasti, buat pmbljrn, agar tukang durian nx gak ketularan jurusnx Gayus..he he he.Salam hangat dr kota kecil Ampah, Kal-Teng

    Tenag…. tukang durian gak mainan di pajak kok 🙂

  21. padahal ada kode etiknya lho, harus mencantumkan sumber gambar maupun tulisan tdk main srobot apalagi mengubah gambar asal tanpa permisi yang punya hak…memang kadang orang tdk memperhatikan hal tersebut..

    Salahku juga yang nggak melindungi foto dengan watermark

  22. berarti di blog yang memasang foto penjual durian tersebut nggak menyertakan link sumber ke blog kaka akin ya? Wah benar2 tidak menghargai karya orang lain.
    Semoga tidak ada yang ngisengin kita untuk hal-hal yang tidak diinginkan

  23. wahhh harus lebih berhati-hati tuh gan, kalo ketahuan bisa bahaya tuh..
    an semoga foto tukang durin itu tidk di pakai dlam hal yang tidak benar dehhh aminnn
    terimaksih😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s